TINEMU.COM -- Meskipun masih dirundung pandemi COVID-19, Ashadi Ang, Founder dan Chief Executive Officer (CEO) UniPin, optimistis target bisnis di tahun 2022 ini dapat tercapai mengingat industri game menjadi salah satu bisnis yang tetap diminati saat wabah merebak.
Untuk mencapai target, perusahaan harus terus melakukan adaptasi dan mengembangkan inovasi, termasuk ekspansi. UniPin berencana melakukan ekspansi ke lebih banyak negara dan melayani lebih banyak lagi pengguna pada tahun 2022. Perusahaan memiliki visi agar dapat bertumbuh pesat dan menjadi karya anak bangsa yang dapat diandalkan oleh industri gaming di seluruh dunia.
Menurut Ashadi, UniPin telah memiliki lebih dari 18,7 juta pengguna aktif di 33 negara. Di tahun yang sama, kami telah melakukan ekspansi ke negara-negara di luar Asia Tenggara (ASEAN) seperti India, Turki, Rusia dan Brazil.
Baca Juga: Ini Karya Video Pelajar Peserta Kampanye Keren Tanpa Plastik
"Harapan kami, UniPin dapat menjangkau lebih banyak orang di seluruh dunia dan meraih lebih banyak penghargaan untuk dapat menjadi kebanggaan bagi negara kita," ujarnya. Salah satu dari langkah itu menurut Ashadi adalah dengan menyelenggarakan salah satu turnamen tahunan esports terbesar di ASEAN yaitu UniPin Southeast Asia Cyber Arena (SEACA).
Pada tahun 2018 dan 2019, ajang ini sukses digelar dengan dihadiri lebih dari 20.000 pengunjung setiap tahunnya yang diikuti oleh ratusan pemain dari berbagai negara di ASEAN. Turnamen ini juga mendapatkan banyak dukungan dari komunitas esports, pemerintah, media, maupun akademisi.
Baca Juga: Super Aplikasi Halo Bahasa Diluncurkan, Integrasikan Produk dan Layanan Kebahasaan
Menurut Ashadi suksesnya ajang tersebut dimeriahkan oleh mereka yang datang untuk memenangkan sederetan game esports seperti PUBG online, Free Fire, Tekken 7, DOTA 2, dan Chess Rush.**