TINEMU.COM - Bertepatan dengan Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) meluncurkan aplikasi Halo Bahasa. Super aplikasi (SuperApp) ini mengintegrasikan semua produk dan layanan kebahasaan.
Kepala Badan Bahasa, Aminudin Aziz mengatakan aplikasi Halo Bahasa dibangun untuk memenuhi tuntutan dan kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas layanan dan perluasan jangkauan layanan kebahasaan.
"Aplikasi ini kami bangun sebagai bentuk inovasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Layanan ini mengintegrasikan semua produk dan semua layanan kebahasaan hanya dalam satu super aplikasi telepon pintar yang kami beri nama Halo Bahasa," kata Aminudin saat Peluncuran Aplikasi Halo Bahasa secara daring pada Senin, 21 Februari 2022.
Baca Juga: Jaminan Kehilangan Pekerjaan: Syarat dan Manfaat Bagi Pekerja yang Di-PHK
Melalui aplikasi Halo Bahasa, pengguna bisa mengakses produk kebahasaan seperti Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Data Pokok Kebahasaan dan Kesastraan (Dapobas), Senarai Padanan Istilah Asing Indonesia (SPAI), Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia, (UKBI), Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).
Selain itu, pengguna juga bisa mengakses buku digital atau buku audio yang berisi buku bahan bacaan pendukung literasi, Ensiklopedia Sastra Indonesia, Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia dan produk lain.
Pengguna juga bisa mengetahui informasi kegiatan kebahasaan dan kesastraan di sekitar Anda dengan mengklik fitur "Aktivitas di sekitar Anda."
Baca Juga: Revi Soekatno: Bagi Saya, Bahasa Ibu Tersulit di Indonesia itu Bahasa Bugis
Melalui fitur ini pengguna juga bisa berbagi informasi kebahasaan dan kesastraan yang akan atau telah diselenggarakan, maupun sudah diikuti. Caranya dengan mengunggah foto kegiatan, deskripsi kegiatan, jadwal kegiatan, lokasi, metode kegiatan, dan jumlah peserta.
Melalui Halo Bahasa, pengguna dapat melaporkan penggunaan bahasa yang menyalahi Undang-Undang No. 24 Tahun 2009 dan Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2019. Misalnya, penggunaan bahasa di ruang publik yang tidak mengutamakan bahasa negara.
“Dengan mengklik fitur Lapor, kesalahan berbahasa yang dilakukan lembaga pemerintah maupun swasta dapat ditulis dan diunggah dan akan kami tindaklajuti sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan,” kata Aminudin.
Baca Juga: Campervan Trip, Liburan Asyik di Masa Pandemi
Fitur lain yang bisa dimanfaatkan adalah Fitur konsultasi. Pengguna bisa berkonsultasi tentang persoalan bahasa dan sastra. Kategori konsultasi yang tersedia adalah alih bahasa, bahasa di ruang publik, sastra, penerjemahan, UKBI, BIPA dan lain-lain.
Aplikasi Halo Bahasa saat ini baru dapat digunakan dalam sistem operasi Android dengan mengunduhnya di Google Play Store. Aminudin berharap dalam waktu yang tidak lama lagi Halo Bahasa dapat digunakan dalam sistem operasi IOS.
Artikel Terkait
Populer Sepanjang 2021, Badan Bahasa Tetapkan Vaksin Sebagai Kata Tahun Ini
Royyan Julian, Kata "Bhiru" dalam Bahasa Madura Sememangnya Biru
Keren! Mahasiswa UI Ciptakan Transaura, Alat Penerjemah Bahasa Isyarat
Perjuangan Heroik Rakyat Bangladesh di Balik Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional
Revi Soekatno: Bagi Saya, Bahasa Ibu Tersulit di Indonesia itu Bahasa Bugis