TINEMU.COM - Arsitektur Kesultanan Aceh memang mencerminkan pengaruh dari berbagai budaya, termasuk pengaruh dari India dan Turki.
Meskipun tidak mungkin mengisolasi satu pengaruh dari yang lainnya, tetapi beberapa elemen arsitektural menunjukkan jejak-jejak dari hubungan dengan kedua negara tersebut.
Pengaruh budaya India dapat terlihat pada bentuk kubah dan menara di Kesultanan Aceh serta motif geometris dan kaligrafi.
Salah satu ciri khas arsitektur India yang dapat ditemukan di Kesultanan Aceh adalah penggunaan kubah dan menara.
Kubah besar dan megah sering digunakan sebagai elemen sentral di dalam bangunan Kesultanan Aceh, dan ini mencerminkan tradisi arsitektur India.
Baca Juga: Dirut Pertamina Nicke Widyawati Kembali Masuk di Fortune 100 Most Powerful Women
Motif geometris yang rumit dan seni kaligrafi Islam, yang kadang-kadang dapat ditemukan di masjid-masjid India yang dipengaruhi Persia, juga terlihat dalam arsitektur Kesultanan Aceh.
Detail-detail artistik ini sering diukir atau dicetak dalam bentuk kaligrafi Arab pada dinding-dinding dan pintu masjid.
Sedangkan pengaruh dari Turki bisa dilihat pada gerbang dengan Kubah dan Turret (menara kecil), serta pola geometris dan kisi-kisi.
Pengaruh Turki terlihat dalam desain gerbang-gerbang istana dan masjid-masjid di Kesultanan Aceh.
Kubah dan turret atau menara kecil di sekitar gerbang, sering dihiasi dengan ornamen artistik, menunjukkan kemiripan dengan bentuk arsitektur Turki.
Baca Juga: Waspada! BMKG Ungkap Peningkatan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
Pola geometris yang rumit dan penggunaan kisi-kisi di jendela atau ventilasi bangunan juga merupakan ciri khas arsitektur Turki yang tercermin di Kesultanan Aceh.
Artikel Terkait
Singkong Bahan Pangan Lezat dengan Beragam Manfaat
Tip & Trik Bepergian dengan Motor Saat Musim Hujan!
Membaca Ternyata Salah Satu Cara Mencintai Diri Kita Sendiri
Inilah Cara Membuat Musik Dengan Teknologi AI