TINEMU.COM - Singkong (Manihot esculenta) telah dikenal manusia selama ribuan tahun. Tepatnya kapan singkong pertama kali ditemukan atau dibudidayakan tidak dapat dipastikan dengan pasti.
Hanya saja mengenai asal-usul singkong dapat ditelusuri ke wilayah Amerika Selatan, terutama bagian barat daya Brasil dan bagian utara Paraguay.
Para ahli meyakini bahwa singkong telah dibudidayakan oleh suku pribumi di Amerika Selatan sejak sekitar 8.000 hingga 10.000 tahun yang lalu.
Tumbuhan ini kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Amerika Tengah dan Amerika Utara.
Seiring dengan penjelajahan dan kolonisasi Eropa, singkong dibawa ke berbagai belahan dunia.
Di Afrika, singkong diperkenalkan oleh pedagang Portugis pada abad ke-16, dan kemudian menjadi salah satu tanaman makanan penting di berbagai negara di Afrika.
Baca Juga: Suarakan Pentingnya Perlindungan Pekerja, The Waving’s Rilis Single Debut ‘Bad Man’
Di Asia, singkong juga menjadi komoditas penting dan menjadi bagian integral dari pola makan di berbagai negara.
Singkong memiliki keunggulan sebagai tanaman pangan karena tahan terhadap kondisi tanah yang kurang subur dan tahan terhadap kekeringan.
Karena kelebihan-kelebihan ini, singkong telah menjadi sumber makanan pokok bagi banyak komunitas di seluruh dunia.
Lebih dari itu singkong memiliki sejumlah khasiat dan dapat diolah menjadi berbagai produk. Berikut adalah beberapa manfaat dan cara pengolahan singkong:
Khasiat Singkong:
SATU, Sumber Energi:
Singkong kaya akan karbohidrat kompleks, yang memberikan energi tahan lama.
Baca Juga: Sukhavita Wellness 2gether Run 2023, Dorong Semangat Hidup Sehat Tanpa Batas