Tingkatkan Kemandirian Energi, PT PAL Indonesia dan PLN Hadirkan Pembangkit Listrik Terapung

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Minggu, 11 Februari 2024 | 12:42 WIB
PT PAL Indonesia dan PLN menghadirkan pembangkit listrik terapung untuk meningkatkan kemandirian energi.  (pal.co.id)
PT PAL Indonesia dan PLN menghadirkan pembangkit listrik terapung untuk meningkatkan kemandirian energi. (pal.co.id)

TINEMU.COM - PT PAL Indonesia bersama PT PLN Indonesia Power menghadirkan inovasi pembangkit listrik terapung atau Barge Mounted Power Plant (BMPP) Nusantara 1 sebesar 60 Megawatt.

CEO PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod menjelaskan keberadaan pembangkit listrik terapung BMPP Nusantara 1 menandakan komitmen PT PAL Indonesia dalam mendukung PLN untuk menghadirkan listrik berkualitas dan menyumbang pada pemerataan energi di Indonesia bagian timur.

“Dengan serangkaian pencapaian ini, PT PAL Indonesia bangga dapat mengambil peran penting melalui kolaborasi BUMN dalam proyek pembangkit ini,” ucap Kaharuddin.

Baca Juga: Mempraktekkan Rasa Syukur, Bagaimana Seharusnya?

Menurut Kaharuddin, keberhasilan BMPP Nusantara 1 adalah bukti nyata bahwa PT PAL Indonesia terus menghadirkan inovasi yang mendorong kemajuan sektor ketenagalistrikan di Indonesia.

Dalam proses uji keandalan, BMPP Nusantara 1 diharapkan dapat beroperasi secara optimal di awal Maret 2024, menyumbang 60 MW untuk memenuhi kebutuhan di Provinsi Maluku yang terhubung interkoneksi sistem 150 kV.

Hal ini menjadi krusial, mengingat besarnya potensi alam dan sumber daya manusia di Ambon dalam menggerakkan ekonomi daerah.

Baca Juga: Membuktikan yang Tidak Mungkin dengan Keyakinan

Keberhasilan BMPP Nusantara 1 dalam menyuplai daya ke sistem kelistrikan Ambon, yang ditandai dengan Ceremonial Synchronization pada 29 Januari 2024, mencerminkan keandalan teknologi ini.

Kehadiran BMPP Nusantara 1 merupakan program strategis nasional (PSN) melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Selain itu, inovasi pembakit Listrik terapung ini merupakan hasil dari rekayasa engineering putra putri terbaik Indonesia di PT PAL.

Hal ini sekaligus mampu menjadi pemutus ketergantungan Indonesia pada pasokan listrik dari kapal pembangkit listrik terdahulu Karadeniz milik Turki.

Baca Juga: C.S. Lewis dan Keabadian dalam Mimpi, Bagaimana Kita Bisa Memberantas Batasan Usia?

Sementara itu, saat ini PT PAL tengah membangun BMPP Kolaka 2, sebagai unit pembangkit Listrik terapung lanjutan pesanan PT PLN IP dengan daya sebesar 60 Megawatt.

“Secara bersamaan dengan proyek pembangunannya, para engineer PT PAL terus melakukan peningkatan inovasi pada kemandirian sistem pembangkit listrik terapung, salah satunya dengan membuat terobosan akan kemudahan sandar unit BMPP, sehingga dapat mencakup daerah kepulauan terluar Indonesia tanpa harus memiliki dermaga tersendiri” terang Kaharuddin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: pal.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X