Peringati Hari Anak Nasional, Kemendikbudristek Luncurkan Buku Sehari Satu Dongeng

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Rabu, 24 Juli 2024 | 15:57 WIB
Kemendikbudristek melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) meluncurkan buku berjudul Sehari Satu Dongeng. (kemdikbud.go.id)
Kemendikbudristek melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) meluncurkan buku berjudul Sehari Satu Dongeng. (kemdikbud.go.id)

TINEMU.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) meluncurkan buku berjudul Sehari Satu Dongeng pada Selasa, 23 Juli 2024 di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta.

"Di momen yang berharga ini, yaitu peringatan Hari Anak Nasional, Puspeka meluncurkan Buku Sehari Satu Dongeng, yang di dalamnya merupakan kumpulan 30 cerita dongeng hasil dari Kreasi Naskah Dongeng yang dilaksanakan pada bulan Maret," ungkap Rusprita, Kepala Puspeka, Kemendikbudristek.

Pada kesempatan ini Puspeka juga memperkenalkan kisah-kisah dongeng yang di dalamnya mengandung enam dimensi profil Pelajar Pancasila, yaitu beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, mandiri, bergotong-royong, berkebinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif.

Baca Juga: Masuki Tahap Toping Off, Jakarta Premium Outlets Bakal Jadi Destinasi Belanja Ikonik di Alam Sutera

Prita berharap, para orang tua menjadikan pendidikan sebagai hal utama, sehingga para guru terus membacakan dongeng bagi anak-anak baik di rumah maupun di sekolah.

“Dongeng adalah media yang menyenangkan, melalui dongeng anak-anak dapat berimajinasi, berkreasi, dan berpikir kritis," ujar Prita.

Melalui dongeng-dongeng yang dibacakan setiap hari, diharapkan anak bisa belajar nilai-nilai kebaikan dan mewujudkan sosok profil pelajar Pancasila.

Baca Juga: Keren! Biodiesel B40 Diuji Coba di Kereta Api Bogowonto

"Sosok pelajar Pancasila merupakan sosok pelajar di Indonesia yang terus belajar sepanjang hayat," pungkas Prita.

Pada kesempatan yang sama, Fauzan atau yang lebih dikenal dengan Kak Ojan, Ketua Forum Pendongeng Nasional, mengatakan bahwa pendongeng terbaik adalah orang tua dan guru, para pendongeng hanya pelengkap.

"Di sini lah orang tua dan guru yang harus memulai mendongeng kepada anak-anaknya. Peringatan Hari anak nasional bukan hanya untuk anak-anak tetapi untuk kita semua yang juga anak-anak. Maka dari itu, ayo terus mendongeng,” tutur Kak Ojan.

Baca Juga: Segera Beredar Film Terbaru Joshua Oppenheimer!

Peluncuran buku Sehari Satu Dongeng dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli ini dimeriahkan dengan pertunjukan dongeng dari Forum Pendongeng Nasional.

Peluncuran buku ini dihadiri oleh peserta yang berasal dari siswa PAUD (kelompok usia 5 - 6 tahun) dan SD kelas 1 hingga 6 yang berjumlah 232 anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X