Kisah Inspiratif Syafika, Wisudawan Terbaik Magister Sains Manajemen FEB UGM

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Senin, 4 November 2024 | 10:44 WIB
Syafika Dhea Taqiya Ramadhani, wisudawan terbaik Magister Sains Manajemen FEB UGM. (FEB UGM)
Syafika Dhea Taqiya Ramadhani, wisudawan terbaik Magister Sains Manajemen FEB UGM. (FEB UGM)

Syafika mengungkapkan tantangan terbesar baginya adalah saat awal masuk kuliah harus menyesuaikan diri dengan ritme baru serta memahami artikel dan tulisan ilmiah. Pasalnya, program MSc dirancang untuk riset sehingga ia  harus lebih mendekatkan diri dengan literatur ilmiah.

Namun, berkat tekad yang kuat dan dukungan dari lingkungan akademik yang kondusif ia mampu melewati tantangan ini dengan baik.

Baca Juga: Electric Bird Perkenalkan Single sekaligus Formasi baru

Belajar di FEB memberikan pengalaman yang cukup berharga bagi Syafika. Salah satu nilai yang sangat ia rasakan adalah kebebasan akademik yang memberikan banyak insight baru baginya.

“Di FEB saya bisa mengeksplor banyak hal yang tidak saya dapatkan saat studi sebelumnya. Kebebasan dalam berakademik ini juga membuat saya mendapatkan banyak sekali insight baru,” jelasnya. 

Di bidang konsentrasi pemasaran, Syafika juga diajari ketrampilan data analytics berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan menggunakan Python guna menjalankan algoritma machine learning dan natural language processing.

Baca Juga: KAI Expo 2024 Digelar di Surabaya dan Jakarta, Ada Diskon Tiket Kereta Hingga 70%

Integrasi materi AI dalam kurikulum akan mempersiapkan lulusan menjadi peneliti, atau analis data yang inovatif dan efektif di era digital karena bisa mengolah data dalam skala besar dengan tipe beragam secara lebih cepat namun akurat.

Lulusan dengan ketrampilan data analytics berbasis AI sangat dicari di berbagai industri yang saat ini semakin data-driven. Mereka akan lebih kompetitif di pasar tenaga kerja dan memiliki peluang karir yang jauh lebih baik.

Tips Lancar S2

Syafika turut membagikan tips dan trik yang diterapkan selama menjalani kuliah. Menurutnya, mahasiswa harus memiliki pola pikir yang positif saat menjalani studi dan fokus pada materi yang disukai.

Baca Juga: Art Love U Fest 2024, Tsunami Seni Rupa di Jakarta Design Center

Selain itu jangan pernah merasa bahwa belajar adalah sebagai sebuah beban, tetapi sebagai kebutuhan.

“Jangan lupa untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang sesuai dengan passion kalian, karena FEB UGM selalu memberikan banyak peluang bagi mahasiswanya,” ungkapnya. 

Selama menjalani kuliah Syafiqa aktif terlibat dalam berbagai proyek dan kegiatan di kampus. Salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat ia menjadi duta akreditasi AACSB tahun 2024, sebuah pencapaian besar yang turut berkontribusi dalam mempertahankan akreditasi AACSB dan LAMEMBA FEB UGM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Humas FEB UGM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X