Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang, Anindya Lulus Cumlaude di FEB UGM

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Selasa, 26 November 2024 | 15:29 WIB
Anindya Putri Fatikha Sani (22) bersama keluarganya. (Dok. Humas FEB UGM)
Anindya Putri Fatikha Sani (22) bersama keluarganya. (Dok. Humas FEB UGM)

Hasil tidak pernah mengkhianati usaha. Tidak hanya menyelesaikan kuliah tepat waktu, Anindya juga mencatatkan berbagai prestasi gemilang.

Ia berhasil menjuarai berbagai kompetisi di tingkat nasional, beberapa diantaranya: Juara 1 lomba 7th Islamic Economic Festival 2024, Juara 1 LKTIN Technology days by Universitas Ahmad Dahlan, dan Juara Science project TED 2023 by SV UGM.

Selain berprestasi Anin juga aktif dalam kegiatan organisasi salah satunya menjadi Ketua Unit Seni Rupa UGM, anggota BEM FEB, lalu menjadi asisten dosen, hingga peer support CSDU FEB.

Baca Juga: Usai Tuai Kesuksesan di Kejuaraan Dunia IESF, Timnas Esports Indonesia Tancap Gas ke Asian Esports Games 2024

Anin juga terpilih mengikuti kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan. Momen itu menjadi sangat berkesan bagi Anin. Pasalnya, melalui PMM inilah ia bisa naik pesawat untuk pertama kalinya dan belajar budaya Indonesia.

Anin mengaku tidak menemui hambatan berarti selama kuliah di FEB UGM. Ia bersyukur mendapatkan teman-teman yang suportif ditambah dengan dukungan fasilitas kampus yang memadai. Hanya saja persoalan keuangan lagi-lagi yang menjadi ganjalan.

Dengan kondisi perekonomian keluarga pas-pasan memaksanya untuk hidup hemat saat di perantauan. Namun ia tak pernah mengeluh dan menjalani hidup penuh dengan rasa sabar dan ikhlas.

Baca Juga: Duta SMA dan Bintang Sobat SMP Berbincang Inspirasi Bersama Mendikdasmen

“Tidak mungkin tuhan hanya memberi paket kesedihan dalam kehidupan seseorang yang senantiasa berjuang, sedih senang itu satu paket. Jadi kalau lagi susah, sedih, dan terpuruk, selalu saya tanamkan dalam hati bahwa it will pass,” jelasnya.

Kini Anin berhasil mewujudkan salah satu impiannya. Ia menjelaskan keberhasilan yang diraihnya saat ini tak lepas dari nilai-nilai FEB UGM yang menjunjung tinggi kepedulian sosial dan profesionalitas.

Selama menjalani studi ia merasakan betul atmosfer kampus yang sangat suportif. Nilai profesionalitas juga membawanya menjadi pribadi yang santun dan mengetahui bagaimana cara menempatkan diri dan berinteraksi di lingkungan yang beragam.

Baca Juga: for Revenge Rilis versi Akustik Hitsnya, 'Penyangkalan'

Terus Mengejar Mimpi

Saat disinggung rencana selepas lulus, Anin mengungkapkan rencananya untuk melanjutkan studi jenjang master (S2) di universitas luar negeri guna mendukung impiannya menjadi dosen.

Ia pun menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya serta mencari beasiswa studi lanjut. Selain menjadi dosen, ia juga memiliki mimpi besar nantinya dapat membangun bisnis di bidang fashion clothing.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X