TINEMU.COM - Di tengah pesatnya adopsi layanan digital dan mobile banking, masyarakat dihadapkan pada ancaman baru yang kian meresahkan: sniffing. Modus kejahatan siber ini memanfaatkan celah keamanan di jaringan internet dan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp untuk mencuri data pribadi, bahkan membobol rekening bank korbannya.
Sniffing merupakan metode peretasan yang memungkinkan pelaku mengintip dan mencuri data digital yang dikirim melalui jaringan internet, terutama WiFi publik. Modus ini sering dilakukan dengan mengirim file berbahaya berformat .APK yang disamarkan sebagai foto atau dokumen pengiriman paket.
Begitu korban mengklik file tersebut, aplikasi jahat otomatis terinstal dan mulai mencuri data penting seperti username dan password m-banking, informasi kartu kredit, bahkan email pribadi.
Baca Juga: Joseph Kosinski Beri Sedikit Bocoran Tentang 'Top Gun 3'
Masyarakat harus lebih waspada terhadap pesan mencurigakan dari nomor tidak dikenal. Jangan sembarangan klik file atau tautan yang dikirim via WhatsApp.
Modus sniffing yang harus diwaspadai diantaranya pelaku berpura-pura sebagai kurir paket, pelaku mengirim file .APK berkedok foto, atau memanfaatkan WiFi publik untuk menyusup data.
Lalu bagaimana cara mencegah M-Banking dibobol sniffer? Jangan klik link atau file dari nomor tidak dikenal. Unduh aplikasi hanya dari Play Store atau App Store. Jangan lupa aktifkan notifikasi transaksi m-banking.
Baca Juga: Raih Rekor MURI, Festival Budaya 'Jakarta dalam Warna' Berlangsung Meriah
Cek mutasi rekening secara berkala dan ganti password atau kata kunci secara rutin. Selain itu, hindari WiFi publik untuk transaksi keuangan
Kalau sudah terlanjur klik file .APK, segera matikan koneksi internet atau aktifkan mode pesawat. Selanjutnya hapus aplikasi asing yang terinstal tanpa izin serta bersihkan cache dan data di pengaturan HP.
Jangan lupa ganti semua password penting, termasuk email dan m-banking. Lakukan reset pabrik (factory reset) jika perlu.***
Artikel Terkait
KAI Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen
Waspada Penipuan, KCIC Imbau Masyarakat Beli Tiket Kereta Cepat Whoosh Lewat Saluran Resmi
KAI Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen
Polisi Tahan Selebgram, Dugaan Kasus Penipuan Dan Penggelapan Tas Branded
Kemkomdigi Tindak Tegas Fake BTS Penyebar SMS Penipuan