Mantan Dirjen Vokasi dan Yayasan Gistrav Luncurkan Politeknik Digital Pertama di Yogyakarta

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Rabu, 26 Juli 2023 | 14:51 WIB
Politeknik Gistrav, politeknik digital pertama di Yogyakarta. (SEVIMA)
Politeknik Gistrav, politeknik digital pertama di Yogyakarta. (SEVIMA)

TINEMU.COM - Yayasan Gistrav dan Mantan Direktur Jenderal Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Wikan Sakarinto meluncurkan kampus terbaru Politeknik Gistrav, politeknik digital pertama di Yogyakarta.

Wikan Sakarinto yang menjabat sebagai Direktur Politeknik Gistrav mengatakan Politeknik Gistrav didirikan untuk mendukung generasi muda Yogyakarta dan Indonesia agar bisa tetap berkompetisi di era digital.

Peluncuran kampus dilakukan seiring telah ditetapkannya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 180/D/OT/2023 tentang Pendirian Politeknik Gistrav.

Baca Juga: Sepatu Pengaman Ber-SNI dari Alasmas Berikan Perlindungan Bagi Pekerja Lapangan

Kampus ini akan berlokasi di Jalan Palagan Tentara Pelajar Jogja Km. 7, dengan bangunan sembilan lantai yang siap memfasilitasi segala kebutuhan praktikum mahasiswa.

“Politeknik Gistrav hadir sebagai satu-satunya politeknik digital di Yogyakarta, dan didukung dengan ekosistem Gistrav Corp dan Yayasan Gistrav yang telah memiliki berbagai lini bisnis serta sudah dan akan memiliki PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA,” tutur Wikan.

“Politeknik Gistrav siap mendidik anak-anak bangsa dengan praktik nyata, yang ketika lulus akan siap kerja menjadi talenta digital!” imbuhnya.

Baca Juga: Once Mekel Hadirkan Aurelie Moeremans di Video Klip Untuk Kita

Mendidik Talenta Digital

Dalam kiprahnya, Politeknik Gistrav akan berkolaborasi erat dengan Gistrav Corp dan Yayasan Gistrav yang telah memiliki beberapa lini bisnis di beragam bidang seperti konstruksi, pertambangan, pendidikan dasar, pendidikan tinggi, tour & travel pengiriman siswa/mahasiswa ke luar negeri, dan berbagai bisnis lainnya di Jogja dan seluruh Indonesia.

Kolaborasi ini berpadu dalam pendidikan di Politeknik Gistrav dalam bentuk pola pembelajaran ‘link and match’, Merdeka Belajar yang berbasis projek (Project-based Learning/PBL), dan program Teaching Factory (TEFA) yang melibatkan pemagangan maupun berbagai project riil di perusahaan.

“Filosofinya adalah bahwa proses belajar harus efektif yang mana mahasiswa harus mengalami (to experience) seperti dalam dunia kerja yang nyata, dalam proses perkuliahan mereka di kampus. Jadi tidak hanya belajar di kelas, tapi belajar langsung di perusahaan, praktek, dan belajar langsung membuat proyek,” ungkap Wikan.

Baca Juga: RRQ MABAR High School Competitions Beri Ruang Anak Muda Berkarya di Industri Kreatif

Tiga prodi dibuka Poliktenik Gistrav dan semuanya dengan jenjang Sarjana Terapan (D4). Prodi tersebut antara lain: Bisnis Digital (Digital Business), Pemasaran Digital (Digital Marketing), dan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: SEVIMA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X