TINEMU.COM - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengumumkan penerima pendanaan Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR). Penerima pendanaan pada gelombang I tahun 2022 berjumlah sembilan calon start-up berbasis riset.
Pendanaan PPBR merupakan satu dari tujuh skema pendanaan riset dan inovasi yang dibuka BRIN sejak tahun 2021. Skema Pendanaan PPBR dilaksanakan untuk memberikan dorongan berupa pemberian pendanaan hingga pembinaan terhadap PPBR.
Program PPBR merupakan pembiayaan untuk calon perusahaan start-up/rintisan berbasis hasil riset BRIN agar siap untuk menjadi perusahaan pemula yang mendatangkan keuntungan (profitable) dan berkelanjutan (sustainable). Skema ini diharapkan dapat mendorong komersialiasi hasil riset BRIN dan menumbuhkembangkan perusahaan pemula berbasis hasil riset.
Baca Juga: Yummi, Tren Baru Menyantap Telur Rebus Bikin Ketagihan
Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, mengatakan, skema pendanaan PPBR bertujuan untuk memberikan dorongan berupa pemberian pendanaan hingga pembinaan terhadap PPBR, sebagai upaya pembentukan perusahaan pemula yang berkelanjutan.
Dalam Webinar Fasilitasi dan Pendanaan Riset dan Inovasi (WALIDASI), Edisi Start-Up BRIN #1 pada Kamis, 17 Februari 2022 Handoko mengatakan bahwa melalui skema ini, BRIN memberikan kesempatan terbuka kepada semua warga negara Indonesia untuk memanfaatkan dan mengomersialisasikan hasil-hasil riset BRIN.
“Ini merupakan kebanggaan bagi kami sebagai upaya memberikan peran aktif dalam memperkuat sendi ekonomi negara. Sehingga publik menjadi semakin paham bahwa riset dan inovasi di Indonesia bukan hanya milik periset, tapi juga dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,dan memberikan nilai tambah bagi komoditas ekonomi mikro,”ungkap Handoko.
Baca Juga: Omicron Meluas, Eks Menristekdikti Prof. Nasir: Kuliah Online Harus Dipercepat!
Dirinya mengatakan, kolaborasi iptek dengan industri tidak hanya menguatkan sendi perkenomian dari dalam, namun juga akan menjadi etalase dimata dunia mengenai serapan produk riset terhadap pertumbuhan ekonomi dan geliat industri.
Adapun 9 calon startup penerima pendanaan PPBR adalah, pertama, Yayasan Upakara Bhuvana Nusantara dengan judul proposal "Pendirian Start-Up Pengolahan Limbah Masker Sekali Pakai Menjadi Produk Bijih Plastik Polipropilen (PP) Berkualitas Tinggi". Pengusulnya Sugeng Waluyo, dengan mitra BRIN yaitu Akbar Hanif Dawam Abdullah (Pusat Riset Biomaterial)
Kedua, PT Miko Bahtera Nusantara dengan judul proposal "Kulit Jamur Miselia Ramah Lingkungan dari Limbah Pertanian". Nama pengusul Adi Reza Nugroho dengan mitra BRIN Dede Heri Yuli Yanto (Pusat Riset Biomaterial).
Baca Juga: Ternyata Paparan Sinar Matahari Bisa Pengaruhi Suasana Hati
Ketiga, PT Pipetin Indonesia dengan judul proposal "Partner Pengujian, Penelitian Dan Pengembangan Laboratorium Mikrobiologi di Indonesia". Nama pengusul Ageng Wiyatno, dengan mitra BRIN Dodi Safari (Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman)
Keempat, judul proposal "Pemanfaatan Teknologi Riset Keselamatan Radiasi Untuk Bidang Kesehatan dan Industri." Nama Pengusul Leko Dwi Harjono, dengan mitra BRIN Heru Prasetio (Pusat Riset dan Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi).