TINEMU.COM - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT ThorCon Power Indonesia mengenai riset, pengembangan, dan inovasi teknologi Molten Salt Reactor (MSR).
Kerja sama antara BRIN RI dan PT Thorcon Power Indonesia ini untuk melaksanakan riset dan pengembangan, serta inovasi di bidang ketenaganukliran khususnya teknologi Thorium Molten Salt Reactor, dengan sistem modular dan menggunakan bahan bakar thorium.
Riset dan pengembangan ini diharapkan dapat menghasilkan prototipe sebagai kandidat teknologi masa depan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Hal ini merupakan salah satu alternatif dalam program pengurangan emisi karbon.
Baca Juga: Kisah Sufi dan Raksasa
Nota kesepahaman ini ditandatangai Plt. Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Mego Pinandito dan Bob S Effendi, Chief Operating Officer PT ThorCon Power Indonesia di Jakarta pada Senin, 7 Februari 2022.
Melalui riset dan pengembangan ini diharapkan dapat terbentuk pola pikir yang sama untuk seluruh pihak terkait urgensi pembangunan PLTN komersial di Indonesia sebagai komponen penting dalam mencapai net-zero emission pada tahun 2060 sehingga keputusan dapat di ambil secara rasional dan scientific.
Kerja sama ini meliputi kolaborasi dalam penelitian dan Iptek, pemanfaatan sarana dan prasarana, pertukaran data dan informasi, serta pengembangan sumber daya manusia. CEO PT ThorCon Power Indonesia, David C Devanney berharap Indonesia kedepannya dapat mengembangkan teknologi nuklir yang aman, murah, serta berkelanjutan.
Baca Juga: Waduh! Ridwan Kamil Jadi Korban KDRT di Tasikmalaya
Menurutnya, sehubungan dengan semakin mendesak dan dibutuhkannya solusi energi untuk pemenuhan komitmen global menuju net-zero emission, energi nuklir merupakan solusi dari pemenuhan komitmen tersebut.
"Kami berharap melalui kerjasama ini pengembangan teknologi nuklir di Indonesia dapat terus berkembang khususnya dengan tekonologi yang aman, murah, dan berkelanjutan,” jelas David dikutip Tinemu.com dari website brin.go.id.
Mego Pinandito turut mengungkapkan bahwa kolaborasi riset bersama PT ThorCon Power Indonesia adalah bentuk dukungan BRIN terhadap mitra industri untuk berkolaborasi dalam mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi di Indonesia.
Baca Juga: Keren! Logo Wonderful Indonesia Akan Tampil di Motor Tim MotoGP Gresini Racing
Pihaknya berharap kerja sama ini akan bermanfaat bagi mitra industri maupun Indonesia baik dari sisi pengembangan sumber daya manusia, khususnya periset bidang ketenaganukliran, dan bidang lainnya.
“Para peneliti dapat melakukan riset bersama dengan mitra industri yang secara langsung melakukannya di fasilitas reaktor. Sehingga hasil riset dan pengembangannya mampu menghasilkan kemajuan teknologi yang nantinya akan digunakan sebagai alternatif sumber energi masa depan,” pungkas Mego.***
Artikel Terkait
Berpartisipasi di Forum Internasional, BRIN Promosikan Pengembangan Energi Nuklir Indonesia
RT-LAMP, Metode Deteksi COvid-19 Hasil Kolaborasi Riset BRIN dan Industri
BRIN dan PT NCU Lanjutkan Kerjasama Riset Kapsul Lunak Rumput Laut
Tertarik Belajar Nuklir? Ada Kebijakan Biaya Kuliah Nol Rupiah di Politeknik Nuklir BRIN
Anggaran Riset Turun Pasca Integrasi? Simak Penjelasan Kepala BRIN