Siapkan Startup Berbasis AI, 2.000 Mahasiswa Ikuti Program Huawei AI Creation

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Selasa, 4 Januari 2022 | 22:32 WIB
Presentasi startup finalis AI Creation  (Huawei)
Presentasi startup finalis AI Creation (Huawei)

TINEMU.COM - Huawei bekerja sama dengan BISA AI Academy, Oudpro Indonesia, dan Pusat Kajian Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta menggelar program AI Creation. Lebih dari 2.000 mahasiswa berpartisipasi dalam program AI Creation yang diluncurkan sejak Agustus 2021 hingga Januari tahun ini.

Program AI Creation Bertujuan mendorong mahasiswa mengasah keterampilan berwirausaha dalam menciptakan perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup). Kegiatan ini digelar untuk mendukung program pemerintah Indonesia untuk mencetak 600 ribu talenta digital setiap tahun serta mendorong Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital.

Octaviano Pratama selaku CEO BISA AI Academy sekaligus Ketua Pelaksana AI Creation mengatakan program ini bertujuan mencetak startup-startup digital berbasis kecerdasan artifisial dari Indonesia.

Baca Juga: Inilah 14 Jenis Pekerjaan yang Paling Disenangi

“Berkaca dari keberhasilan penyelenggaraan AI Creation angkatan pertama 2021, kami akan melanjutkan dengan AI Creation angkatan kedua yang akan dimulai bulan Februari 2022 berafiliasi dengan platform Kampus Merdeka,” Octaviano dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 4 Januari 2022.

Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Menurut Octaviano, para mahasiswa aktif yang saat ini berada di semester 5 ke atas dapat mendaftarkan diri sebelum tanggal 14 Januari untuk dapat berpartisipasi di dalam program tersebut.

Baca Juga: Becak.. Becak.. Coba Bawa Saya!

President Huawei Cloud Indonesia Jason Zhang menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen jangka panjang Huawei dalam mengakselerasi transformasi digital Indonesia. Terutama dalam hal dukungan terhadap penguatan ekosistem digital dan pengembangan talenta digital.

Hingga kini, Huawei Cloud telah berhasil melibatkan 2,3 juta developer, 14.000 mitra konsultan, 6.000 mitra teknis, serta merilis 4.500 produk Marketplace. Huawei Cloud juga telah menjadi platform penting bagi berbagai organisasi untuk go digital.

Huawei Cloud menyerukan kepada segenap kalangan dalam ekosistem untuk berpikir dan bertindak secara cloud native, menyelami matra digital dan menggarap berbagai potensi layanan dalam proses digitalisasi.

Baca Juga: Ini Cara Mudah Cek dan Bayar Tagihan Listrik Menggunakan PLN Mobile

Dalam hal ini, talenta digital memainkan peran penting dalam digitalisasi. Karenanya dalam pengembangan talenta, Huawei Cloud mengontribusikan Teknologi sebagai Layanan untuk inovasi yang fleksibel, serta Keahlian sebagai Layanan yang unggul.

Hingga akhir 2021, Indonesia menempati posisi kelima di dunia dengan jumlah startup sebanyak 2.322 setelah Amerika Serikat, India, United Kingdom dan Kanada. Untuk mendorong pengembangan startup, Indonesia telah menginisiasi program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital sejak 2016.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X