Tujuh Tips Susun Resolusi di Tahun Baru

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Senin, 24 Januari 2022 | 12:01 WIB
Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Tri Hayuning Tyas menyampaikan tujuh tips menyusun resolusi tahun baru. (foto freepik)
Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Tri Hayuning Tyas menyampaikan tujuh tips menyusun resolusi tahun baru. (foto freepik)

TINEMU.COM - Setiap memulai tahun baru, biasanya kita membuat resolusi sebagai awal baru agar menjadi individu yang lebih baik. Bagaimana memformulasikan resolusi secara bijak untuk meningkatkan peluang kesuksesan mencapai resolusi tahun baru tersebut?

Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Tri Hayuning Tyas, S.Psi., M.A., Psikolog mengatakan perhatian mengenai penetapan tujuan awal tahun atau resolusi awal tahun cukup besar, mengingat pada dasarnya manusia memiliki kebutuhan untuk terus berkembang lebih baik dan mengaktualisasikan diri.

Namun, tidak setiap orang bisa berhasil mencapai atau bahkan melakukan apa yang ditetapkan saat kita menyatakan resolusi tahun baru. Bahkan ketika kita telah membulatkan tekad dan bersandar pada kekuatan ‘will power’.

Baca Juga: BUM Desa Bersama Waluya Balarea Jadi Pilot Project Desa Peternakan Terpadu Berkelanjutan

Seringkali kekuatan atau daya dorong untuk bergerak dan melakukan sesuatu sesuai rencana, secara pelan, menurun, melemah dan akhirnya terlalu minimal untuk bisa menggerakkan lagi.

Ketika kondisi ini terjadi, apa yang dilakukan terhenti dan sangat mungkin tergantikan hal lain yang lebih memerlukan perhatian.

Berdasarkan studi Oscarsan dkk (2020), sekitar 55% partisipan yang dengan sengaja membuat resolusi tahun baru berhasil menyelesaikan atau mencapai apa yang menjadi resolusinya, sementara 45% lainnya tidak berhasil.

Baca Juga: Lagu Kidang Talun dan Pasar Beringharjo Jogja yang Awalnya Hutan Beringin

Resolusi yang ditetapkan dalam studi ini antara lain terkait dengan kesehatan atau stamina fisik (33%), turun berat badan (20%), terkait makan (13%), pengembangan diri (9%), kesehatan mental dan tidur (5%), terkait pekerjaan dan belajar (4%),perilaku merokok (3%) dan sisanya terkait situasi keuangan, hobi, percintaan dan perbaikan tempat tinggal.

Studi ini juga mengungkap bahwa mereka yang memiliki gaya penyelesaian masalah dengan cara menghadapi persoalan cenderung lebih berhasil daripada mereka yang menghindar dari persoalan.

Hasil penelitian lain oleh Norcross dkk, (2002)menunjukkan bahwa prediktor keberhasilan pencapaian resolusi awal tahun adalah keyakinan atas kemampuan mencapai keberhasilan/efikasi diri, ketrampilan untuk melakukan perubahan, dan kesiapan untuk berubah.

Baca Juga: Kementerian ESDM Inisiasi Program Konversi Sepeda Motor BBM ke Listrik

Selain itu, keberhasilan tercapainya resousi ini melibatkan proses kognitif-behavioral, tidak banyak menyalahkan diri sendiri, dan adanya harapan.

Tips Susun Resolusi Tahun Baru

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Tags

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X