Tips Sehat Saat Santap Makanan Khas Lebaran

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Jumat, 29 April 2022 | 07:24 WIB
Makanan khas lebaran. (WIki Common)
Makanan khas lebaran. (WIki Common)

TINEMU.COM - Perayaan Idulfitri identik dengan makanan khas lebaran seperti opor ayam, sambal goreng ati, rendang, semur daging, aneka kue kering dan lainnya.

Godaan untuk menyantap makanan khas lebaran yang mengandung lemak, berminyak, dan tinggi gula ada dimana-mana.

Lantas bagaimana cara kita agar tetap bisa mengendalikan diri agar tidak kalap menyantap makanan khas lebaran nanti?

Baca Juga: Beginilah Masyarakat Menggunakan THR 2022 yang Dimilikinya!

Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr. Toto Sudargo, M.Kes., menyampaikan pengendalian diri saat lebaran perlu dilakukan termasuk dalam mengatur konsumsi makanan. Hal ini perlu dilakukan agar tubuh tetap sehat.

Toto mengatakan puasa Ramadan mengajarkan kita untuk menjalani gaya hidup sehat. Sebab, saat puasa kita tidak hanya mengendalikan emosi saja namun juga ada upaya pengendalian dalam mengatur kebiasaan makan.

“Saat puasa kita tidak makan selama kurang lebih 12-13 jam. Ini memberikan kesempatan atau memanjakan organ pencernaan untuk beristirahat,” jelasnya melalui keterangan tertulis pada Selasa, 26 April 2022.

Baca Juga: Tidak Main-Main! Pemerintah Bertindak Tegas Larang Ekspor Minyak Goreng dan CPO

Toto mengatakan saat lebaran biasanya kita dimanjakan dengan aneka hidangan yang berlemak, bersantan, serta tinggi gula. Setelah berpuasa selama 1 bulan biasanya ada kecenderungan kalap makan saat lebaran.

Jika hal tersebut tidak dikendalikan akan memicu munculnya sejumlah penyakit di kemudian hari. Untuk itu Ia pun membagikan sejumlah kiat agar bisa menjalani lebaran dengan lebih sehat. Salah satunya, batasi porsi makan. Caranya dengan makandalam porsi kecil.

“Silahkan untuk makan apa saja saat lebaran mau lemak, karbohidrat, gula dan lainnya. Namun yang penting secukupnya atau sedikit-sedikit saja,” terang Dosen Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM ini.

Baca Juga: Mengenal Hadits Arba'in Nawawi: Jangan Berbantahan Akan Perintah Nabi Muhammad SAW

Lalu, imbangi dengan konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur. Dengan konsumsi makanan kaya serat akan membantu dalam mengikat lemak dalam makanan.

“Buah tidak buat eneg dan juga mengandung gula komplek sehingga lebih aman,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Humas UGM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X