Beasiswa juga dapat diberikan setingkat strata 1 (akademik) dengan minat atau kompetensi kelapa sawit, dengan program studi antara lain: Agroteknologi; atau Agribisnis.
Baginda menjelaskan bahwa beasiswa ini sudah diselenggarakan sejak lama. Tahun lalu kuotanya sebanyak 660 orang. Pada 2022, Ditjen Perkebunan mengusulkan beasiswa sebanyak 1.000 penerima.
Baca Juga: Menparekraf Jajal Permainan Boi Tempurung di Desa Wisata Lapasi Halmahera Barat
“Dengan lebih banyak lagi beasiswa, keluarga pekebun dan SDM lainnya yang terkait bisa memanfaatkan dana beasiswa ini sehingga ke depan turut membangun perkelapasawitan di daerah/lokasi masing-masing,” lanjut Baginda.
Semua peraih beasiswa akan memperoleh fasilitas Beasiswa SDM Sawit 2022 berupa transport pulang pergi kampung halaman menuju kampus, biaya pendidikan penuh, kesempatan magang di perkebunan besar dan sertifikat kompetensi.
Peraih beasiswa juga akan mendapatkan uang tunai untuk biaya asrama/kos, uang saku, dan uang buku, yang besarannya disesuaikan dengan Standar Biaya yang telah ditetapkan.
Baca Juga: PLN Sukses Uji Coba 100 Persen Biomassa di PLTU Tembilahan
Para peminat bisa langsung mendaftar dan memperoleh informasi lebih lanjut dengan mengunjungi https://beasiswasdmsawit.id. “Segera mendaftar, karena pendaftaran akan ditutup pada 19 Juli 2022!” pungkas Baginda.***
Artikel Terkait
Ingin Kuliah Gratis Bidang IT dan Digaji Tiap Bulan? Ikuti Beasiswa SEMESTA
Program Beasiswa Santri Berprestasi Tahun 2022 Dibuka, Yuk Simak Syaratnya
Perkuat Talenta Digital, Kominfo Sediakan 200 Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri
Nadiem Makarim: Ayo, Manfaatkan Beasiswa Pendidikan Indonesia!
Empat Santri Berkebutuhan Khusus Ikuti Seleksi Beasiswa Santri Berprestasi