Beti Dewi, Perkuat Promosi Desa Wisata

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Jumat, 13 September 2024 | 08:43 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri acara Beti Dewi Kreatif Semarang di Kampung Jadhoel Semarang pada Kamis, 12 September 2024. (kemenparekraf.go.id)
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri acara Beti Dewi Kreatif Semarang di Kampung Jadhoel Semarang pada Kamis, 12 September 2024. (kemenparekraf.go.id)

TINEMU.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno membuktikan komitmen untuk memperkuat promosi desa-desa wisata di Indonesia, khususnya di Semarang melalui program Beli Kreatif Desa Wisata (Beti Dewi) 2024.

Menparekraf Sandiaga dalam sambutannya saat menghadiri acara Beti Dewi Kreatif Semarang di Kampung Jadhoel Semarang, 12 September 2024, menyampaikan bahwa program Beti Dewi 2024 merupakan salah satu upaya dalam mendorong target 1,5 miliar pergerakan wisatawan nusantara.

“Dan Jawa Tengah ini merupakan episentrum pergerakan wisatawan nusantara karena 70-78 persen di Pulau Jawa dan Jawa Tengah ini ada di titik sentral,” kata Menparekraf Sandiaga.

Baca Juga: Harmony in the Pacific, Jembatan Budaya Indonesia dengan Negara Pasifik

Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu penyumbang perjalanan wisatawan nusantara terbesar dan menyimpan potensi luar biasa sebagai destinasi wisata.

Daya tarik alam, kuliner, serta seni dan budaya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung. Dan salah satu potensi yang layak untuk dikembangkan adalah desa wisata.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, pengelolaan desa wisata ini sekarang masuk program jangka menengah dan jangka panjang. Ia berharap program desa wisata ini bisa menjadi prioritas dan berkelanjutan.

Baca Juga: Aryo Adhianto Tarik Inspirasi dari Mall

“Jadi siapapun nanti menterinya, program desa wisata ini akan dilanjutkan karena sudah masuk ke dalam arsitektur program teknokrasi pembangunan kita sampai 2029,” kata Menparekraf Sandiaga.

Dalam memperkuat promosi desa wisata, Kemenparekraf pun memperluas kolaborasi dengan stakeholder pariwisata termasuk dengan 5 OTA mitra (Traveloka, Tiket.com, Mister Aladin, Atourin & Djalanin.com).

Kemenparekraf juga memberikan pendampingan, penyusunan dan pembuatan paket-paket wisata, serta mempromosikan produk wisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki oleh desa wisata penerima penghargaan ADWI serta Desa Wisata lainnya di Provinsi Jawa Tengah di platform mitra Online Travel Agent (OTA) melalui program Promosi Desa Wisata ”Beli Kreatif Desa Wisata (Beti Dewi) 2024”.

Baca Juga: Face Recognition Kini Hadir di 19 Stasiun, Simak Cara Pendaftarannya Melalui Access by KAI

“Jadi, bukan hanya paket-paket wisata tapi produk-produk ekonomi kreatif tadi ada produk kuliner, fesyen, dan juga ada produk kriya ini mudah-mudahan para mitra kita travel agent bisa mendorong eh lebih banyak pembelian, dan juga transaksi. Sehingga bukan hanya kunjungan di desa wisata yang meningkat tapi juga produk-produk ekonomi kreatifnya juga laku,” kata Menparekraf Sandiaga.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Kemenparekraf.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X