F1 The Movie, Pergulatan Emosi di Arena Balap

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Minggu, 29 Juni 2025 | 03:42 WIB
Brad Pitt sebagai Sonny Hayes, cast utama  F1 The Movie (Warner Bros)
Brad Pitt sebagai Sonny Hayes, cast utama F1 The Movie (Warner Bros)

TINEMU.COM- Brad Pitt berperan sebagai pembalap senior Sonny Hayes yang di masa mudanya hampir jadi juara F1 tapi semua berakhir tragis karena ia mengalami kecelakaan parah di salah satu lintasan. Di usianya yang tidak muda lagi mendadak sahabatnya, kepala tim underdog di F1, memintanya membalap kembali sekaligus menjadi mentor untuk seorang pembalap muda, Joshua Pearce (Damson Idris).

Sebuah tawaran yang menarik, namun ternyata tak mudah. Konflik di antara kedua pembalap beda generasi sulit terhindari. Ditambah sedikit romansa dan intrik korporat. Uniknya, adegan balapan dalam film ini digarap sangat apik, seolah penonton mengalami langsung suasana arena balap sebenarnya. Pengambilan gambar khususnya untuk adegan adu balap dilakukan dengan kamera IMAX, plus kualitas audio yang mencekam gendang telinga penonton. 

official poster F1 The Movie
official poster F1 The Movie (Warner Bros)

Film yang tadinya hanya drama biasa antara pembalap beda generasi yang saling beradu ego, cukup memikat sehingga tetap mudah diikuti bahkan yang bukan penggemar mobil sport atau Formula 1 sekalipun. Sensasinya mengingatkan pada film Ford vs Ferrari (2019) yang disutradarai James Mangold (Logan,Wolverine,Indiana Jones and The Dial of Destiny).

Baca Juga: 'Predator Killer of Killers', Adaptasi yang Menjanjikan

Fakta menarik, kalau Ford vs Ferrari adalah film biopik, F1 murni fiksi. Dengan setting tahun 1990-an, nyaris membuat penonton terkecoh sehingga menyangka film ini seperti kisah biopik pembalap Sonny Hayes dan Joshua Pearce! Tak tanggung-tanggung, untuk mendekati kenyataan sutradara Joseph Kosinski menggandeng pembalap sungguhan, Lewis Hamilton, sebagai konsultan adegan.

Film ini berhasil menjelaskan bahwa harapan dalam memenangkan pertarungan bukanlah strategi. Untuk menjadi juara dibutuhkan keberanian menginstruksikan dan mengoreksi kesalahan- satu hal yang rasanya semula musykil-tapi itu bisa saja terjadi dalam film garapan sutradara Joseph Kosinski yang sebelumnya sukses menggarap Top Gun Maverick. ** 

 

   

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Donny Anggoro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X