“Sebagai pemeran Tito, saya di berikan tantangan yang luar biasa dari sutradara Affandi Abdul Rachman, kembali mengalami kejadian serupa dan kehilangan Istri yang saya cintai, tentu membuat tekanan batin yang berefek ke putri satu-satunya, Drupadi. Namun kehadiran sahabatnya membuat Tito sadar bahwa dia harus menghadapi trauma untuk melindungi keluarganya. Film ini membuat saya bersyukur, dan lebih mencintai alam dengan seisinya. O, ya bagi yang belum sempat menonton film sebelumnya yang dirilis 2008, tidak apa. Langsung menonton film ini tidak akan bingung dan tetap akan tersambung dengan kisahnya,” kata Donny Alamsyah yang juga terlibat dalam film pertamanya.
"Setelah mengikuti proses syuting film ini sampai selesai saya jadi semakin mencintai keluarga saya. Film ini membuat saya bersyukur," tambah Artika Sari Devi yang juga mengaku diberi kebebasan berinterpretasi oleh sutradara saat memerankan Sita, bahkan tidak usah harus meniru pemerannya terdahulu.
"Film ini memang menyatukan kembali karakter lama. Treatment saya begini, terutama kepada para cast lama, kamu punya teman lama kan? Teman yang kita kenal waktu SD atau SMA? Nah setelah ketemu lagi pasti ada yang beda kan?" jelas Affandi.**
Artikel Terkait
Agus Budiyanto Aquarelle Studio Gelar Pameran dan Wicara Seni ‘Kebijakan Finansial Berkelanjutan Secara Kreatif untuk Seniman’ di Art Moments 2025
ArtMoments Jakarta 2025 Gegerkan AGORA Exhibition Hall : Era Baru Seni Dimulai di Sini!
Ini Dia Pemenang Lomba Logo Festival Film Wartawan (FFW) 2025!
FFW 2025 Mulai Bergerak, Siapkan Kandidat Film Sarat Nilai dan Relevansi Sosial Budaya