temu-paran

Angkat Tema Kanibalisme, Film 'Labinak' Segera Tayang 21 Agustus!

Sabtu, 12 Juli 2025 | 03:35 WIB
Cast and crew saat peresmian official poster (foto Arman Febryan)

TINEMU.COM — Anami Films mempersembahkan film horor Labinak Mereka Ada Disini. Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, film ini dibintangi oleh Raihaanun, Arifin Putra, Giulio Parengkuan, Nayla D. Purnama, Chantiq Schagerl, Jenny Zhang, Aimee Saras, dan Ivanka Suwandi. Menjelang tayang pada 21 Agustus 2025 di bioskop, Anami Films merilis official trailer dan poster.

Terinspirasi dari urban legend tentang praktik kanibalisme yang dilakukan oleh kalangan elite untuk mempertahankan usia panjang, Labinak: Mereka Ada Disini bukan sekedar menakuti orang melainkan juga berkisah tentang ketimpangan sosial ekonomi yang memperlihatkan sisi gelap manusia.

Dalam official trailer yang dirilis, Labinak: Mereka Ada Disini memperlihatkan perjuangan kasih seorang Ibu bernama Najwa (Raihaanun) yang berusaha melindungi anaknya, Yanti (Nayla Purnama) dari ritual kanibalisme kuno sekte Bhairawa. Film ini mengisahkan Najwa, seorang guru honorer yang hidup secara kekurangan dan menjadi penyintas kekerasan seksual. Najwa pergi ke Jakarta demi masa depan lebih baik, tapi justru ia kembali menjadi korban sebuah ritual kanibalisme dari keluarga sekte Bhairawa. 

Baca Juga: Siap Tayang 11 Juli, Ini Dia 'Orang Ikan' Film Monster Buatan Indonesia!

Diproduseri oleh Prakash Chugani, Dilip Chugani dan Sanjeev Bhalla, Anami Films iingin mengajak penonton untuk merenungkan tentang realitas sosial yang lebih besar, dengan kemasan genre horor yang tak biasa.  

“Film horor ini ingin menyampaikan cerita yang menyeramkan namun sekaligus penuh makna. Menggabungkan folklor, ketidakadilan dalam kehidupan yang nyata, dan kritik sosial lewat genre horor dengan kemasan baru, untuk menggugah pikiran penonton,” kata produser Dilip Chugani.

“Ada kritik sosial melalui karakter Najwa serta keluarga Bhairawa. Bagaimana ketidaksetaraan ekonomi menciptakan kebrutalan yang membawa mereka yang tidak memiliki pilihan pada situasi yang ditumbalkan. Secara simbolis, horor di film ini juga merupakan situasi yang terjadi pada sosial ekonomi kita saat ini,” tambah produser Sanjeev Bhalla.

Baca Juga: Dendam Berujung Teror Santet, Film 'Kitab Sijjin & Illiyyin' Siap Tayang 17 Juli!

Sementara itu, sutradara Azhar Kinoi Lubis yang dikenal lewat film Mangkujiwo, Kafir Bersekutu dengan Setan dan Pengantin Iblis menerangkan, ia mencoba menyuguhkan tema baru dan menyegarkan yang semoga disukai penonton film Indonesia. Azhar Kinoi Lubis dikenal dengan kemampuannya yang mampu menggabungkan horor atmosferik dengan kedalaman emosional genre drama. Di film ini, ia membawa gaya horor yang unik. Sebuah horor yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga memiliki sisi yang sangat manusiawi. Setiap teriakan, keheningan, dan bayangan membawa beban emosional.

Cast and crew saat jumpa pers (foto Frans Eko)

Raihaanun, pemeran Najwa, seorang ibu dan guru yang mengalami berbagai hal buruk di masa lalunya, menjelaskan Najwa adalah karakter yang menjadi representasi bagi kebanyakan orang, sebagai yang tidak memiliki pilihan dan kekuatan.

“Najwa mewakili jutaan orang di dunia ini yang hanya ingin memperbaiki hidup mereka melalui satu-satunya jalan yang mereka ketahui: pendidikan. Najwa juga hanya memiliki harapan untuk putri tercintanya. Namun, sistem sosial yang ada membuat Najwa dan anaknya harus membayar mahal untuk kehidupan yang lebih baik. Najwa, juga anaknya, menjadi ‘mangsa’ bagi kelompok yang memiliki sumberdaya seperti keluarga sekte Bhairawa. Di film ini, kita akan melihat bagaimana Najwa dan anaknya menghadapi teror yang benar-benar menghantui hidupnya. Bukan oleh hantu, tapi oleh manusia,” ungkap Raihaanun.**

 

Halaman:

Tags

Terkini