temu-paran

Bareng HAIRCOOLEST BARBERSHOP, Party at Eden Rilis Single 'Crown of the Emperor'

Rabu, 1 Oktober 2025 | 07:16 WIB
artwork PAE Crown of The Emperor (istimewa)

TINEMU.COM - Party at Eden (PAE) terbentuk pada 2020 oleh Vincent, dan kini beranggotakan Keisha Andaviar (Vocal), Victor Ibanez Dimarzio DJ Dandel (Lead Guitar), Silvester Dani Pratama (Rhytm Guitar), Hadi Ming (Bass), dan Vincent Atmadja (Drum). Mereka dikenal dengan gaya "Edgy Djenty", sebuah perpaduan Djent dengan elemen Modern Metal, Groove Metal, Metalcore, dan Post-hardcore.

Sejak awal, PAE telah menunjukkan konsistensi dan eksplorasi musikal yang kuat. Dari single perdana Alphawave (2021), Virus (2022), The Wish Key (2023), hingga Pink Like Candy (2024), mereka terus berevolusi dan menarik perhatian publik serta media. PAE sempat dinominasikan sebagai Band Pendatang baru terbaik yang dikenal dengan istilah New Beast di Hammersonic Awards 2023.

Party at Eden terbentuk sejak 2020

Tepat 1 Oktober 2025, PAE merilis single kelima mereka berjudul Crown of the Emperor. Lagu ini sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan musikal mereka, dengan vokalis baru Keisha Andaviar bergabung sebagai frontwoman, serta kolaborasi spesial bersama screamer tamu Dhika Dongeng.

Baca Juga: Tiara Andini Segera Rilis Album Terbarunya 'Edelweiss'

Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi perjalanan musikal Party at Eden. Dirilis bersamaan dengan pengumuman resmi mereka menjadi Brand Ambassador dari HAIRCOOLEST BARBERSHOP yang mengusung tema Modern Metal Barbershop Pertama dan satu-satunya di Dunia, kolaborasi ekslusif yang mereka jalin membuahkan perilisan single terbaru Crown of the Emperor.

Lagu ini menjadi karya pertama bersama Keisha Andaviar sebagai vokalis baru Party at Eden. Ini bukan hanya sekadar rilisan musik, tetapi juga perjalanan menuju kematangan artistik dan langkah besar untuk membawa musik metal Indonesia ke panggung yang lebih luas.

Dalam liriknya, lagu ini menyuarakan kisah seorang kesatria penyendiri yang jenuh dengan hidupnya dan ingin membuat perubahan. Dengan aransemen berani dan melodi yang menggugah, lagu ini mengajak pendengar untuk bangkit, mempercayai kekuatan diri sendiri, dan menolak pengakuan semu dari orang lain. Semangat dalam karya mereka menjadi simbol perlawanan terhadap standar sosial yang mengekang.

Baca Juga: Musisi Malvin Thamrin Ajak Talenta Yatim ke Dunia Hiburan

"Tidak semua orang pantas mengenakan apa yang dimiliki orang lain," ucap Vincent, drummer sekaligus pendiri band. "Lagu ini adalah refleksi dari perjalanan kami sebagai musisi dan individu yang terus berkembang," ujar dia.

Keisha Andaviar, yang kini menjadi vokalis utama Party at Eden, merupakan seorang putri dari gitaris legendaris Ovy Andaviar dari band /Rif. Sang ayah turut memberikan dukungan penuh atas langkah Keisha.

"Saya senang banget dia nemu tempat buat berekspresi sesuai musik yang dia minatin dan lagi berkembang. Ditambah dipercaya jadi ambassador, berarti orang bisa ngeliat potensinya. Double kebanggaan buat saya," ujar Ovy.

Baca Juga: Meiska Patah Hati Lagi di 'Berat Rasanya', Kok Bisa?

PAE formasi 2025

Halaman:

Tags

Terkini