Faisal Oddang Terima Penghargaan Sastrawan Muda Mastera 023

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Sabtu, 23 September 2023 | 07:51 WIB
Sastrawan Faisal Oddang dari Indonesia dan tiga sastrawan dari negera tetangga menerima penghargaan Sastrawan Muda Mastera Tahun 2023.  (kemdikbud.go.id)
Sastrawan Faisal Oddang dari Indonesia dan tiga sastrawan dari negera tetangga menerima penghargaan Sastrawan Muda Mastera Tahun 2023. (kemdikbud.go.id)

TINEMU.COM - Sastrawan Faisal Oddang dari Indonesia menerima penghargaan Sastrawan Muda Mastera 2023. Penghargaan tersebut juga diberikan kepada Awangku Mohd Noor Sham dari Brunei Darussalam, Muhammad Lutfi bin Ishak dari Malaysia, dan Farihan Bahron dari Singapura.

Penghargaan Sastrawan Muda Mastera 2023 diserahkan oleh Kepala Badan Bahasa E. Aminudin Aziz dalam Seminar Antarbangsa Kesusatraan Asia Tenggara (SAKAT) 2023 pada 20 September 2023. Para pemenang mendapatkan piagam penghargaan dan uang tunai senilai Rp25 juta.

Penghargaan Sastrawan Muda Mastera semula ditujukan untuk alumni peserta Program Penulisan Mastera (puisi, cerpen, drama, dan esai) yang dilaksanakan oleh Mastera Indonesia sejak 2005. Kini penghargaan itu diperluas sasarannya, yaitu sastrawan muda di semua negara anggota Mastera.

Baca Juga: Sumbu Kosmologis Yogyakarta dan Penanda Bersejarahnya Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO

Faisal Oddang, perwakilan pemenang dari Indonesia, tak menyangka karya tulis yang ia hasilkan mendapat apresiasi dari Badan Bahasa berupa Penghargaan Sastrawan Muda Mastera 2023.

“Saya pikir dari tahun ke tahun banyak penulis muda berbakat yang bermunculan di Indonesia. Saya tidak menyangka hasil saya menarik perhatian dan diapresiasi oleh Badan Bahasa. Terima kasih atas penghargaan ini,” ucap Faisal Oddang yang berencana menerbitkan buku dalam waktu dekat.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa keberadaan Mastera sangat penting untuk menjadi sarana bagi para sastrawan muda untuk saling berbagi terkait kesastraan satu sama lain.

Baca Juga: Auman Sang Singa Tua

“Ini sebagai pintu untuk meningkatkan mutu karya sastra di kawasan Asia tenggara. Acara semacam ini penting untuk para sastrawan dapat saling mengetahui karya sastra satu sama lain,” jelas Faisal Oddang yang suka menulis sejak SMA namun menekuni tulisan dengan lebih serius saat duduk di bangku kuliah.

Ketika ditanya cara menarik minat generasi muda terhadap kesusastraan, Faisal Oddang menjawab bahwa upaya meningkatkan minat baca melalui buku bacaan bermutu harus terus dilakukan sebagai langkah awal menumbuhkan kecintaan terhadap sastra pada generasi muda.

“Saya berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang mendapat akses terhadap bacaan bermutu karena hal itu menjadi solusi efektif dalam meningkatkan minat baca bagi anak-anak,” tuturnya.

Baca Juga: Lantunan Buku Harian Dido

Faisal Oddang merupakan pria kelahiran Wajo, Sulawesi Selatan. Dia telah banyak menulis puisi, cerpen, novel, esai-esai sastra serta naskah drama. Faisal banyak menulis karya-karya sastra yang gagasannya berkaitan dengan masyarakat Bugis secara khusus, Sulawesi Selatan secara umum.

Tulisannya telah terbit di berbagai media massa lokal maupun nasional. Berbagai penghargaan telah diraihnya baik secara nasional maupun internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X