Edward Hutabarat Hadirkan Wastra Indonesia di Musée du Louvre, Paris

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Jumat, 1 Desember 2023 | 13:52 WIB
Desainer Edward Hutabarat menampilkan Wastra Indonesia di Musée du Louvre, Paris, Prancis dalam pameran bertema Selimut Nusantara. (kemdikbud.go.id)
Desainer Edward Hutabarat menampilkan Wastra Indonesia di Musée du Louvre, Paris, Prancis dalam pameran bertema Selimut Nusantara. (kemdikbud.go.id)

TINEMU.COM - Desainer Edward Hutabarat menampilkan Wastra Indonesia di Musée du Louvre, Paris, Prancis dalam pameran yang mengangkat tema ‘Selimut Nusantara’.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendukung penuh desainer Edward Hutabarat yang menampilkan Tenun Ikat dari Sumba, Timor, Bali, dan Sumbawa, serta Ulos dan Songket dari Samosir.

Selain Wastra, pameran ‘Selimut Nusantara’ juga menampilkan kemegahan Borobudur dalam foto yang menyertai kekayaan kain Nusantara.

Baca Juga: Pertunjukan Kolosal Perkusi Kureta Mandaki Meriahkan Galanggang Arang #7 Kayutanam

“Ini adalah salah satu upaya pengembangan Warisan Budaya Indonesia, serta Diplomasi Budaya,” ungkap, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemdikbudristek, Hilmar Farid pada Selasa, 28 November 2023.

Hilmar mengungkapkan, “Kita bangga, kebudayaan Indonesia bisa tampil dengan berkelas di salah satu museum seni terbesar di dunia.”

Saat ditanya soal tema ‘Selimut Nusantara’, Edward Hutabarat menyampaikan bahwa peradaban Indonesia sangat erat kaitannya dengan ‘selimut’ (kain).

Baca Juga: Dominasi Perolehan Medali, UGM Kembali Jadi Juara Umum PIMNAS 2023

"Namun, ‘selimut’ di Indonesia dikenal dengan nama-nama lain seperti sarung (selembar kain yang kedua ujungnya dijahit menjadi satu), jarit (kain katun tipis, biasanya berupa Batik atau Lurik), dan masih banyak lagi," terangnya.

Secara keseluruhan, koleksi ini menjanjikan untuk mengungkap keindahan, kekayaan, keterampilan, dan kearifan budaya Indonesia, khususnya dari Sumba.

Selimut yang ditenun seluruhnya dari bahan alami, telah memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya selama berabad-abad.

Baca Juga: Bahasa Jawa: Kongres dan Keluhan

Dalam pembukaan pameran, Ketua Bidang 1 OASE KIM, Franka Makarim, menyampaikan kebanggaannya tentang kekayaan budaya Indonesia dan apa yang ditampilkan di sini baru sebagian kecil dari keragaman karya budaya Indonesia.

Pameran "Selimut Nusantara" memberikan sebuah perjalanan visual dan budaya kepada publik internasional di Paris, untuk menangkap esensi dari warisan Indonesia yang kaya melalui lensa Edward Hutabarat dan ketertarikan abadi terhadap kekaryaan nusantara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X