Mainan, Patung, atau Ibadah Pop? KAWS Menggoda Publik Jakarta di Meiro Gallery

photo author
Zabidi Sayidi, Tinemu
- Selasa, 9 September 2025 | 19:05 WIB
Puluhan patung KAWS  berbagai ekspresi terpajang di MEIRO Gallery
Puluhan patung KAWS berbagai ekspresi terpajang di MEIRO Gallery

TINEMU.COM - Mulai 9 September hingga Oktober 2025, Meiro Gallery membuka pintunya bagi publik untuk menyuguhkan sesuatu yang tidak biasa: 30 patung KAWS dalam berbagai ekspresi. Lokasinya di Ranuza Building, Lantai 2 – Art Hub, Jalan Timor No. 10, Menteng, Jakarta Pusat, menjadikan pameran ini titik temu antara seni global dan rasa ingin tahu lokal.

Namun penting digarisbawahi, seperti diungkapkan Kenny Yustana, founder Meiro Gallery, ini bukan pameran resmi sang seniman, Brian Donnelly. Koleksi ini sepenuhnya milik pribadi yang dikurasi dan ditampilkan untuk publik. Justru karena itu atmosfernya terasa lebih intim—seolah kita sedang mengintip ruang koleksi seorang penggemar berat KAWS, bukan sekadar menghadiri agenda pameran megah.

Foto dok Meiro Gallery
Foto dok Meiro Gallery

Daftar Karya KAWS di Meiro Gallery

Beberapa karya yang bisa dinikmati di ruang pamer Meiro Gallery antara lain:

  • Along The Way, Brown – KAWS United States
    26 × 19 × 9 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2019
  • Along The Way, Gray – KAWS United States
    26 × 19 × 9 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2019
  • Along The Way, Black – KAWS United States
    26 × 19 × 9 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2019
  • Companion, Gray – KAWS United States
    28 × 13 × 8 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2016
  • Companion, Black – KAWS United States
    28 × 13 × 8 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2016
  • Flayed Companion, Brown – KAWS United States
    28 × 13 × 8 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2018
  • Holiday Shanghai, Brown – KAWS United States
    13 × 24 × 12 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2024
  • Holiday Singapore, Brown – KAWS United States
    13 × 26 × 9 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2024
  • Holiday UK, Brown – KAWS United States
    30 × 13 × 12 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2021
  • Small Lie, Brown – KAWS United States
    28 × 13 × 11 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2017
  • Snoopy – KAWS United States
    20 × 10 × 14 cm, Vinyl Art Sculpture, Edition of 500, 2012
  • Take, Pink – KAWS United States
    34 × 13 × 9 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2017
  • Together, Brown – KAWS United States
    26 × 20 × 13 cm, Vinyl Art Sculpture, Open Edition, 2018
  • Woodstock – KAWS United States
    17 × 12 × 11 cm, Vinyl Art Sculpture, Edition of 500, 2012

Foto dok MEIRO Gallery
Foto dok MEIRO Gallery

Siapa Sebenarnya KAWS?

Nama “KAWS” tentu bukan nama asli. Sosok di balik ikon ini adalah Brian Donnelly, pria kelahiran 1974 dari New Jersey, Amerika Serikat. Sebelum dunia mengenalnya dengan patung raksasa dan kolaborasi mode bergengsi, Donnelly hanyalah seorang ilustrator yang pernah mengisi latar animasi untuk Disney’s 101 Dalmatians, Daria, dan Doug.

Kariernya berawal dari grafiti jalanan. Pada masa muda ia menandai dinding-dinding Manhattan dengan tulisan “KAWS” yang dipilih bukan karena makna, tapi karena bentuk hurufnya terasa enak dilihat. Ia kemudian merambah ke gaya subvertising, yakni menyelipkan figur modifikasi di iklan-iklan bus stop. Salah satunya iklan Calvin Klein dengan wajah Christy Turlington yang diam-diam diberi sentuhan “KAWS”.

Donnelly pernah berkata, “Saya hanya ingin eksis. Tidak ada artinya melukis jika saya tidak menjangkau orang-orang.” Semangat eksistensi itulah yang akhirnya melambungkan namanya ke panggung global.

Foto dok MEIRO Gallery
Foto dok MEIRO Gallery

Dari Mainan ke Patung Raksasa

Tahun 1999 menjadi titik balik. Brand streetwear Jepang Bounty Hunter mengajaknya berkolaborasi, melahirkan figur COMPANION—mirip Mickey Mouse, tapi dengan tengkorak, tulang bersilang, dan mata berbentuk salib. Mainan itu menjelma ikon, menjembatani dunia seni, budaya pop, dan industri koleksi.

Dua dekade kemudian, tahun 2019, patung tiup COMPANION setinggi 38 meter mengapung di Pelabuhan Victoria, Hong Kong. Beratnya 40 ton, dan sebelumnya sudah melayang di Seoul serta Taipei. KAWS membuktikan bahwa seni bisa jadi spektakel publik yang menandingi pesta kembang api.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zabidi Sayidi

Tags

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X