TINEMU.COM - Komunitas asal Bali "Luar Kotak Production" berhasil menjadi pemenang dalam lomba "Karya Musik Anak Komunitas (KAMU AKU) 2022". Sementara Juara kedua diraih oleh Komunitas Polelea Sigi (Sigi, Sulawesi Tengah) dan Juara 3 diraih oleh Blager (Jayapura, Papua).
Selanjutnya Juara Harapan 1 KAMU AKU diraih oleh Lembaga Budaya Seni Indramayu (Indramayu, Jawa Barat). Juara Harapan 2 diraih Trio AFI (Palembang, Sumatra Selatan). Sementara Juara Favorit diraih oleh Halakita (Medan, Sumatra Utara) dan Komunitas Musik SMP Karangturi Semarang (Semarang, Jawa Tengah).
"KAMU AKU" merupakan ajang dari Kemenparekraf/Baparekraf sebagai upaya membangkitkan semangat insan musik tanah air khususnya komunitas musik di tengah pandemi Covid-19 sehingga diharapkan dapat mendukung kebangkitan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Baca Juga: Obituari Bob Tutupoly - Tentang Widuri, dan Puisi Penghormatan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengucapkan selamat kepada "Luar Kotak Production" yang berhasil keluar sebagai pemenang.
"KAMU AKU 2022" merupakan program yang sangat penting bagi Kemenparekraf untuk memberikan ruang bagi komunitas musik tanah air dalam mengaktualisasikan diri untuk berkarya.
"Kami untuk kedua kalinya menyelenggarakan Lomba Karya Musik Anak Komunitas (KAMU AKU). Ini adalah bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya kita sekaligus sebagai wadah bagi para komunitas musik di seluruh negeri untuk menampilkan karya-karya kreatif," kata Menparekraf pada puncak "Lomba Karya Musik Anak Komunitas 2022", Kamis, 30 Juni 2022 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Baca Juga: 12 Penyandang Disabilitas Ikuti Seleksi CBT Ujian Masuk UGM
"KAMU AKU 2022" mengusung tema "Musik untuk Kebangkitan Indonesia Baru", dimana tema tersebut diharapkan bisa mendorong karya-karya musik tanah air dengan kearifan lokal kolaborasi dari instrumen etnik dan modern agar mampu membangkitkan industri musik dari seluruh pelosok daerah di Indonesia.
Dewan juri "KAMU AKU 2022" terdiri dari Astrid Lea (Musisi); Budi Dalton (Akademisi Musik); Mia Ismi (Musisi); Ivan Nestorman (Musisi); serta Mohammad Amin (Etnomusikolog/Direktur Industri Kreatif Musik, Seni Pertunjukan, dan Penerbitan Kemenparekraf/Baparekraf). Menparekraf Sandiaga juga didapuk sebagai juri kehormatan bersama Trie Utami (penyanyi), dan Candra Darusman (penyanyi).
Menparekraf berharap kegiatan yang diikuti lebih dari 700 peserta ini dapat menjadi penyemangat dan motivasi bagi para pelaku ekonomi kreatif khususnya di sub sektor musik untuk bangkit. Kembali berkreasi dengan kreativitas dan inovasi sehingga dapat mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.
Baca Juga: Kompetisi Huawei Mobile Services Apps UP 2022 Dibuka, Total Hadiah 200 Ribu Dolar AS
"Karena kebangkitan ekonomi kita dan kepulihan pariwisata dan ekonomi kreatif kita sangat bergantung pada musik. Sub sektor Ini bisa memberikan dorongan kepada sektor-sektor lainnya baik film, pariwisata," kata Menparekraf Sandiaga.
Kemenparekraf akan terus memberikan ruang bagi pelaku di sub sektor musik untuk dapat berkarya. Di antaranya dengan digitalisasi serta menggelorakan event yang melibatkan para pelaku musik.
Artikel Terkait
Review Film Ambisi: Bung Tau Musik? (Bagian 1)
Review Film Ambisi: Antara Musik dan Dunia Lainnya Bagi Pecinta Musik (Bagian 5)
Review Film Ambisi: Mencari Film Musik Indonesia dalam Konsep Kekinian (Bagian 6 - Akhir)
Review Budhi Setyawan atas Album Mata Dewa Iwan Fals: Kolaborasi Apik Musik dan Lirik (Bagian 2)
Review Album Musik: Semua Dari Cinta, Mengenal Nicky Astria Saat Masih Remaja