Avatar Pelukis Affandi Koesoema, Basoeki Abdullah, hingga Antonio Blanco Hadir di Pameran El-Maestro

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Selasa, 6 Desember 2022 | 17:49 WIB
Pelukis Affandi Koesoema, Basoeki Abdullah, hingga Antonio Blanco hadir dalam bentuk avatar di pameran El-Maestro. (WIR Group)
Pelukis Affandi Koesoema, Basoeki Abdullah, hingga Antonio Blanco hadir dalam bentuk avatar di pameran El-Maestro. (WIR Group)

TINEMU.COM - AR&Co, anak perusahaan WIR Group, bersama Celsius, brand fashion lokal Indonesia, menampilkan visual karya seni lukisan yang interaktif dan imersif kepada pengunjung melalui dukungan teknologi AR (Augmented Reality).

AR&Co mengembangkan filter Instagram yang dapat memunculkan visual interaktif berupa animasi 3D yang dapat bergerak memberikan pengalaman unik terhadap lukisan bersejarah dari tiga maestro lukis Indonesia, yakni Affandi Koesoema, Basoeki Abdullah, dan Antonio Blanco.

Karya seni bersejarah dari tiga maestro lukis Indonesia ini hadir dalam pameran seni pop-up berjudul El-Maestro, sekaligus peluncuran koleksi fashion terbaru dari Celsius yang berlangsung di Sarinah, Jakarta.

Baca Juga: Kurang dari 5 Persen Perempuan Terjun ke Industri Esports

Tidak sekedar memamerkan karya lukis dan menuangkan mahakarya seni tersebut dalam item fashion, kolaborasi Art in Fashion “El-Maestro” ini juga menghadirkan ketiga maestro tersebut secara nyata, dalam bentuk figur animasi 3D avatar.

Hal ini memberikan pengalaman unik bagi pengunjung dan mendorong generasi muda untuk terus memberikan apresiasi terhadap karya seniman dalam negeri.

Gupta Sitorus, Chief of Sales and Marketing Officer dari WIR Group, mengatakan teknologi AR telah memberikan disrupsi dalam berbagai bidang, termasuk dalam hal memberikan apresiasi pada karya seni.

Baca Juga: M Fudoli Zaini, Sang Penabur Pesan

Sentuhan teknologi dalam karya seni lukisan berhasil memberikan pengalaman unik bagi pengunjung untuk lebih mengapresiasi karya seni tersebut secara lebih dalam.

“Sebuah karya seni mampu menggugah emosi, perasaan, pemikiran mendalam pada orang yang melihat, dan dengan dukungan teknologi Augmented Reality, semua sensasi yang dialami indera itu dapat ditingkatkan,” tuturnya.

Di dalam pameran seni El-Maestro, ketiga Maestro ditampilkan dalam bentuk visual interaktif melalui filter Instagram yang mudah diakses oleh pengunjung dan akrab dengan generasi muda.

Baca Juga: Tanggung Jawab: Sastra dan Agama

Hal ini bertujuan untuk menarik minat mereka sebagai generasi masa depan untuk mengenal legenda dunia seni internasional asal Indonesia tersebut.

Selain itu, bagi generasi yang lebih senior, kehadiran Affandi, Basoeki Abdullah dan Antonio Blanco dalam wujud figur AR ini dapat menjadi momen nostalgia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: WIR Group

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X