M Fudoli Zaini, Sang Penabur Pesan

photo author
Bandung Mawardi, Tinemu
- Selasa, 6 Desember 2022 | 10:01 WIB
Kumpulan Cerpen M. Fudoli Zaini Rindu Ladang Padang Ilalang (Koleksi Pribadi Bandung Mawardi)
Kumpulan Cerpen M. Fudoli Zaini Rindu Ladang Padang Ilalang (Koleksi Pribadi Bandung Mawardi)

TINEMU.COM - Sejak masa 1960-an, nama dan gubahan sastra sudah terbaca. Di pelbagai majalah, orang-orang menikmati cerita-cerita dibuat M Fudoli Zaini (1942-2004). Nama masuk dalam bunga rampai disusun HB Jassin dan Ajip Rosidi dalam mengabarkan sastra masa 1960-an.

Sosok M Fudoli Zaini muncul berbarengan pesona majalah-majalah dalam memajukan sastra. Sekian majalah teringat dari masa lalu: KisahSastra, dan Horison. Penerbitan koran-koran pun turut menggerakkan sastra.

Ajip Rosidi dalam buku berjudul Ikhtisar Sejarah Sastra Indonesia (1969) tak membuat pembahasan untuk teks-teks sastra gubahan M Fudoli Zaini. Ia cuma memberi latar sastra dan politik atas kemunculan puluhan atau ratusan pengarang.

Kita mengingat sastra masa 1960-an: “Meskipun partai-partai agama juga tidak ketinggalan mendirikan lembaga-lembaga kebudayaan yang berinduk kepadanya, namun usaha-usahanya dalam bidang penerbitan boleh sangat terbatas. Umumnya hanya terbatas pada ruangan-ruangan kebudayaan yang menumpang pada koran-koran partainya. Misalnya, Lesbumi yang berinduk kepada NU pernah mempunyai ruangan kebudayaan dalam suratkabar partai itu Duta Masjarakat.”

Baca Juga: Tanggung Jawab: Sastra dan Agama

Penjelasan itu membuka lagi hubungan-hubungan sastra, politik, dan agama. Sekian pengarang terlalu ribu dengan urusan sastra dan politik. Mereka memilih menulis cerita pendek, puisi, dan novel bercitarasa keagamaan.

Nama lain lekas teringat: Djamil Suherman. Nama itu diajukan lagi oleh Gus Dur (1973) saat menggugat pengarang-pengarang Indonesia kurang sregep menulis pesantren dalam persembahan-persembahan sastra.

Nama cuma ditulis sekali oleh Ajip Rosidi dalam arus sastra keagamaan dan gejolak politik masa 1960-an: M Fudoli Zaini. Nama itu makin tenar pada masa 1980-an dan 1990-an dengan penerbitan buku-buku, setelah cerita-cerita dimuat di pelbagai majalah dan meraih kemenangan dalam lomba-lomba.

Sekian judul tercatat sebagai karyanya: Lagu dari Jakarta (1982), Potret Manusia (1983), Kota Kelahiran (1985), dan Batu-Batu Setan (1994). Ia terbukti rajin dan tabah menempuhi jalan sastra.

Baca Juga: Warganet Heboh Dapat Kabar Shah Rukh Khan Beribadah Umrah!

Pada 2002, terbit buku berisi cerita-cerita gubahan M Fudoli Zaini berjudul Rindu Ladang Padang Ilalang. Ia masih memiliki tempat terhormat dalam sastra Indonesia abad XXI.

Kita membaca lagi tapi cuma memilih satu cerita berjudul “Burung Putih”. Pilihan untuk menguatkan pendapat corak cerita keagamaan biasa disuguhkan M Fudoli Zaini. Cerita itu mungkin berhak dipilih bila ada penerbitan bunga rampai cerita berstempel “sastra pesantren”.

Cerita dimulai dengan peristiwa pulang, setelah menghadiri hajatan pernikahan. M Fudoli Zaini mengisahkan sosok kiai: “Sambil mengucap salam ia meninggalkan tempat itu. alhamdulillah, pikirnya, semua sudah selesai. Santrinya itu telah menikah kemarin, dan perayaan pengantenannya telah dilangsungkan malamnya. Ia datang hanya untuk itu, untuk memenuhi undangan sang santri dan orangtuanya. Kedua orang itu sangat mengharap kedatangannya. Dan ia telah hadir.”

Pengenalan tokoh dalam kesantunan dan menebalkan kebahagiaan. Kiai mencukupkan misi, tak memerlukan dalih-dalih untuk meninggikan peran atau tebar pengaruh makin besar. Kehadiran dalam hajatan pernikahan itu kesungguhan dilambari tulus dan ikhlas.

Baca Juga: Presiden Kembali Tinjau Cianjur, Rehabilitasi Sarana Ibadah dan Pendidikan Segera Dimulai

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X