Dandim 1629/SBD: Reboisasi Sebagai Langkah Mitigasi Bencana Tanah Longsor

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Jumat, 8 Desember 2023 | 16:53 WIB
Kodim 1629/SBD bersama dengan Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya mengadakan program reboisasi di lahan UPT Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya. (Penerangan Kodim 1629/SBD)
Kodim 1629/SBD bersama dengan Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya mengadakan program reboisasi di lahan UPT Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya. (Penerangan Kodim 1629/SBD)

TINEMU.COM - Dalam rangka Karya Bhakti TNI, Kodim 1629/Sumba Barat Daya melakukan mitigasi bencana tanah longsor dan erosi yang terjadi di Sumba Barat Daya (SBD).

Kodim 1629/SBD bersama dengan Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya mengadakan program reboisasi di lahan UPT Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya.

Penanaman pohon ini dibagi di dua lokasi yang dianggap memiliki potensi kebencanaan tanah longsor yaitu di UPT dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya dan Desa Monggo Molinyo Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Baca Juga: Memahami Intimidasi. Apa Saja Jenisnya?

Dalam sambutan yang disampaikan Mayor (Inf) Idris KASDIM 1629/SBD, Letkol (Czi) Novi Kurniawan menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan langkah Kodim bersama dengan Dinas Kehutanan dalam melakukan mitigasi bencana tanah longsor yang berpotensi terjadi di Kecamatan Kodi Utara.

“Jika kita menjaga hutan, maka sumber mata air yang ada juga akan terjaga,” tambahnya seraya menjelaskan bahwa program ini juga dilakukan untuk memberikan edukasi kepada warga di wilayah tersebut terkait bagaimana menjaga ekosistem.

“Kebiasaan oknum warga membakar lahan hutan memberikan dampak yang sangat buruk bagi ekosistem dan lingkungan,” imbuhnya.

Baca Juga: Hadapi Potensi Bencana, Kodim 1629/SBD Lakukan Langkah Mitigasi

Kondisi ekosistem di Sumba Barat Daya seperti lahan tandus karena warga memiliki kebiasaan buruk membakar hutan. Kebiasaan seperti ini memberikan dampak buruk di musim kemarau.

“Kegiatan (reboisasi) ini akan terus berlanjut” jelasnya seraya menambahkan bahwa yang dilaksanakan saat ini adalah tahap awal di tahun 2023 dan akan menjadi program yang berkesinambungan guna mencegah potensi erosi dan tanah longsor di Sumba Barat Daya.

Tidak hanya tanah longsor, program reboisasi yang dilaksanakan di Sumba Barat Daya juga dilaksanakan guna menekan pemanasan global yang terjadi.

Baca Juga: Mengenal Penyair Wislawa Szymborska dan Karyanya

Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya, Emanuel menyampaikan terima kasih kepada pihak Kodim dan institusi lain yang mendukung program ini.

“Program ini dilaksanakan untuk menekan potensi erosi yang terjadi saat musim hujan,” ujarnya saat dihubungi oleh tinemu.com

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X