TINEMU.COM - Dalam rangka Karya Bhakti TNI, Kodim 1629/Sumba Barat Daya melakukan mitigasi bencana tanah longsor dan erosi yang terjadi di Sumba Barat Daya (SBD).
Kodim 1629/SBD bersama dengan Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya mengadakan program reboisasi di lahan UPT Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya.
Penanaman pohon ini dibagi di dua lokasi yang dianggap memiliki potensi kebencanaan tanah longsor yaitu di UPT dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya dan Desa Monggo Molinyo Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Baca Juga: Memahami Intimidasi. Apa Saja Jenisnya?
Dalam sambutan yang disampaikan Mayor (Inf) Idris KASDIM 1629/SBD, Letkol (Czi) Novi Kurniawan menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan langkah Kodim bersama dengan Dinas Kehutanan dalam melakukan mitigasi bencana tanah longsor yang berpotensi terjadi di Kecamatan Kodi Utara.
“Jika kita menjaga hutan, maka sumber mata air yang ada juga akan terjaga,” tambahnya seraya menjelaskan bahwa program ini juga dilakukan untuk memberikan edukasi kepada warga di wilayah tersebut terkait bagaimana menjaga ekosistem.
“Kebiasaan oknum warga membakar lahan hutan memberikan dampak yang sangat buruk bagi ekosistem dan lingkungan,” imbuhnya.
Baca Juga: Hadapi Potensi Bencana, Kodim 1629/SBD Lakukan Langkah Mitigasi
Kondisi ekosistem di Sumba Barat Daya seperti lahan tandus karena warga memiliki kebiasaan buruk membakar hutan. Kebiasaan seperti ini memberikan dampak buruk di musim kemarau.
“Kegiatan (reboisasi) ini akan terus berlanjut” jelasnya seraya menambahkan bahwa yang dilaksanakan saat ini adalah tahap awal di tahun 2023 dan akan menjadi program yang berkesinambungan guna mencegah potensi erosi dan tanah longsor di Sumba Barat Daya.
Tidak hanya tanah longsor, program reboisasi yang dilaksanakan di Sumba Barat Daya juga dilaksanakan guna menekan pemanasan global yang terjadi.
Baca Juga: Mengenal Penyair Wislawa Szymborska dan Karyanya
Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Barat Daya, Emanuel menyampaikan terima kasih kepada pihak Kodim dan institusi lain yang mendukung program ini.
“Program ini dilaksanakan untuk menekan potensi erosi yang terjadi saat musim hujan,” ujarnya saat dihubungi oleh tinemu.com
Artikel Terkait
Pendirian Sekolah Adat, Upaya Lestarikan Adat Marapu di Sumba Timur
Ketahanan Pangan di Sumba Barat Daya Jadi Satu Sasaran Program TMMD ke-118
Sosialisasi Kebersihan dan Lingkungan Hidup Jadi Target Non-Fisik TMMD Ke-118 di Kodim Sumba Barat Daya
Sinergitas BPBD dan KODIM 1629/SBD Tangani Kebencanaan di Sumba Barat Daya
Target Fisik dan Non-Fisik TMMD ke-118 di Sumba Barat Daya Tuntas 100%