Aktivitas Vulkanik Gunung Lewotobi Naik Signifikan

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Kamis, 18 Januari 2024 | 07:36 WIB
PVMBG menyampaikan adanya peningkatan aktivitas visual dan kegempaan pada Gunung Lewotobi Laki-laki secara signifkan. (esdm.go.id)
PVMBG menyampaikan adanya peningkatan aktivitas visual dan kegempaan pada Gunung Lewotobi Laki-laki secara signifkan. (esdm.go.id)

TINEMU.COM - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan adanya peningkatan aktivitas visual dan kegempaan pada Gunung Lewotobi Laki-laki secara signifkan.

Karena itu, PVMBG mengubah jarak aman masyarakat beraktivitas di sekitar Gunung Lewotobi. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas apapun dalam radius 5 km dari pusat erupsi G.Lewotobi Laki-laki serta sektoral 6 km pada arah utara - timur laut.

Gunung Lewotobi merupakan gunung berapi kembar yang terletak di bagian tenggara Pulau Flores, Indonesia. Gunung ini terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Gunung Lewotobi terdiri dari dua puncak, yaitu Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Lewotobi Perempuan.

Baca Juga: 18 Januari 1973: Tidak dan Kekosongan

Kepala PVMBG Hendra Gunawan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh terhadap data pemantauan visual dan instrumental menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas visual dan kegempaan pada G. Lewotobi Laki-laki secara signifkan sehingga harus dilakukan perubahan jarak rekomendasi dalam status Level VI (AWAS).

“Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 km dari pusat erupsi G.Lewotobi Laki-laki serta sektoral 6 km pada arah utara - timur laut," ujar Hendra melalui keterangan tertulis pada Rabu, 17 Januari 2024.

Gunung Lewotobi Laki-laki dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga: Review Buku: The Book of Lost Things, Menguak Arti Keberanian

Pada 9 Januari 2024 pukul 23.00 WITA tingkat aktivitas Gunung Lewotobi laki-laki dinaikan dari Level I (Siaga) menjadi Level VI (Awas).

Hendra menerangkan, pemantauan kegempaan menunjukan terjadi peningkatan yang signifikan pada jumlah Gempa Letusan, Gempa Guguran dan Gempa Awan Panas.

“Pemantaun visual juga menunjukan tejadinya aliran lava ke arah timur laut sejauh 3 km, guguran lava ke arah utara-timur laut sejauh 1500 meter, dan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah utara-timur laut," tambah Hendra.

Baca Juga: Begini Caranya Membangun Fondasi Pemerintah Tanpa Korupsi

Pemantauan kegempaan menunjukkan pada 16 Januari 2024 pukul 00.00 - 24.00 WITA terjadi peningkatan kegempaan yang signifikan yaitu, terekam 13 kali Gempa Awan Panas Guguran, 108 Gempa Letusan, 92 kali Gempa Guguran, 172 kali Gempa Low Frequency, 10 kali Gempa Tremor Harmonik, dan 1 kali Gempa Vulkanik Dalam.

Pada pukul 20.58 WITA hingga pukul 21.24 WITA terekam Gempa Tremor dengan amplitudo maksimum 47 mm (overscale) 3.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Esdm.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X