“Belum lagi, di musim kemarau, udara akan menjadi lebih kering dan banyak debu sehingga juga sangat rentan terhadap penyebaran penyakit,” ujarnya.
Baca Juga: Kota Surakarta Jadi Tuan Rumah Festival Budaya Spiritual 2023 Bertema ‘Rembug Sedulur Sepuh’
Ardhasena juga mengingatkan semua pihak untuk menghemat penggunaan air di dalam maupun di luar rumah. Kemarau kering yang melanda akibat El Nino dan IOD Positif diperkirakan akan membuat debit air sungai maupun sumber mata air mengalami penurunan sehingga dapat berdampak pada ketersediaan dan pasokan air bersih.
“Gunakan bak penampung guna mengantisipasi kelangkaan air. Biasakan matikan kran saat tidak digunakan, atur jadwal menyiram tanaman dan mencuci kendaraan, pakailah air sesuai kebutuhan,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Gacor Dongeng Legendaris Burung Kolibri Padamkan Kebakaran Hutan
Tren Karhutla Menurun, Kepala BNPB Minta Pemda Jangan Lengah
Hindari Risiko Kebakaran, Yuk Pahami Masa Pakai Kompor Gas yang Ideal!
Berawal untuk Pertanian, Teknologi Modifikasi Cuaca Kini Berperan dalam Mitigasi Bencana
Kepala BNPB: Perubahan Iklim Picu Peningkatan Kejadian Bencana