temu-warta

Huawei Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah melalui Optimalisasi Teknologi Digital

Sabtu, 9 Juli 2022 | 14:46 WIB
Huawei berupaya mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah Indonesia melalui optimalisasi teknologi digital. (PRAYOGI )

TINEMU.COM - Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir menyambut positif upaya Huawei dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah Indonesia melalui optimalisasi teknologi digital.

Erick mengapresiasi program CSR Huawei berupa donasi hewan kurban bagi komunitas Muslim di 13 kota di Indonesia yang secara simbolis digelar di Masjid At-Thohir di Cimanggis, Jawa Barat pada Kamis (7/7/2022).

Sebagai negara dengan populasi umat Islam terbesar di dunia, Erick menilai Indonesia harus mampu menjadi pemain global dalam industri halal.

Baca Juga: IGDX 2022, Ajang Tingkatkan Kualitas Game Developer Indonesia

"Indonesia selama ini jadi salah satu negara dengan konsumsi industri halal terbesar dunia, tapi dalam 10 besar produsen industri halal dunia justru tidak ada," ujar Erick yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN.

Erick pun terus mendorong potensi industri halal dengan mendirikan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memiliki total aset Rp 360 triliun dan langsung berada sebagai bank nomor tujuh terbesar di Indonesia.

"Tujuannya jelas, Indonesia jadi produsen industri halal, bukan terus menerus jadi market bagi negara lain. Sebagai bangsa besar, kita jangan hanya menjadi buih, tapi harus menjadi ombak dalam percaturan ekonomi dunia," sambung Erick.

Baca Juga: 12 Angry Men (1957), Film Hitam Putih Terbaik Bertema Persidangan

Sebagai bangsa yang besar, ucap Erick, Indonesia sudah seharusnya mampu mengoptimalkan sumber daya alam dan market yang besar untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya sendiri.

Erick menyebut Indonesia diberkahi dengan segala keunggulan yang dibutuhkan dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, efektif, dan memiliki daya tahan serta ketangguhan dalam memitigasi beragam krisis.

"Ekosistem ekonomi syariah terbukti tangguh dalam menghadapi berbagai krisis, termasuk pandemi. Kami ingin membangun ekosistem yang semakin kokoh dengan kerja sama multi-helix antara pemerintah, komunitas, dan industri," lanjut Erick.

Baca Juga: Gus Baha : Banyak yang Tampaknya Ahli Ibadah Tapi Bodoh Bukan Main

Indonesia juga harus mampu mengoptimalkan potensi ekonomi digital yang diprediksi mencapai Rp 4.500 triliun pada 2030 atau delapan kali lebih besar dari PDB Indonesia. Erick pun mendorong ekosistem ekonomi syariah tidak ketinggalan dalam menatap peluang ekonomi digital di masa depan.

"Semangat yang dicerminkan pada inisiatif Huawei hari ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh pihak untuk turut berpartisipasi, membangun sinergi, dan mendukung komunitas ekonomi Islam di Tanah Air agar dapat berkontribusi lebih kepada perekonomian global,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB