TINEMU.COM - Huawei Cloud telah beroperasi di Asia Pasifik sejak 2018. Empat tahun berselang, Huawei Cloud menempati peringkat kedua di Tiongkok, peringkat ketiga di Thailand, dan peringkat keempat di negara-negara berkembang di seluruh Asia Pasifik.
Alhasil, Huawei melesat menjadi salah satu dari 5 penyedia cloud teratas di kawasan dengan pertumbuhan yang paling pesat. Region Huawei Cloud telah diluncurkan di Hong Kong (Tiongkok), Singapura, Thailand, dan Malaysia.
Untuk memperkuat kehadirannya di kawasan, tahun ini Huawei Cloud telah mengumumkan kesediaannya untuk meluncurkan Region baru di Indonesia, serta access points di Filipina, Vietnam, India, Jepang, dan Korea Selatan.
Baca Juga: Menlu Retno: GPDRR Ajang Pertukaran Pengalaman Mitigasi Bencana
Jason Zhang, President of Huawei Cloud Indonesia mengatakan peluncuran Region baru di Indonesia pada 2022 akan menjadi tonggak sejarah dalam pengembangan ekosistem cloud di Indonesia, serta meningkatkan sinergi dengan seluruh mitra ekosistem.
Sebagai ekonomi digital terbesar di ASEAN, pelanggan kami di Indonesia berhak mendapatkan layanan dengan kualitas terbaik,” kata Jason di sela penandatanganan MoU dengan mitra strategisnya Dataxet.
Penandatangan tersebut dilaksanakan pada Asia-Pacific Digital Innovation Congress 2022 yang diadakan Huawei dan ASEAN Foundation pada 19-20 Mei 2022 di Singapura.
Baca Juga: Keris Asal Desa Aeng Tong-tong Jatim Bakal Jadi Suvenir Side Event G20
Jason menekankan, melalui kolaborasi dengan mitra strategisnya, layanan cloud Huawei akan mampu mendorong percepatan transformasi digital dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital tanah air.
Pada 2021, Huawei Cloud mencatat penambahan pelanggan kunci sebanyak 156% dan pertumbuhan mitra ekosistem sebanyak 90%.
Lebih menarik lagi, para mitra membukukan pemasukan sebesar 150%, lebih tinggi dari pemasukan Huawei Cloud sendiri. Angka ini membuktikan totalitas komitmen Huawei Cloud bagi para mitranya.
Baca Juga: Siswa SD No. 2 Tanjung Benoa Ikuti Latihan Simulasi Evakuasi Mandiri Gempabumi dan Tsunami
Pada tahun yang sama, Huawei Cloud merilis strategi terbarunya, Dive into Digital with Everything as a Service. Yang dimaksudkan dengan Everything meliputi visi dan pemahaman komprehensif Huawei terhadap industri.
Biasanya, penyedia layanan cloud identik dengan istilah IaaS, PaaS, dan SaaS. Namun, untuk dapat mewujudkan transformasi digital di industri, dibutuhkan lebih dari sekadar teknologi dan sumber daya. Pengalaman, pelayanan, ide, dan segala bentuk dukungan yang bisa dibagikan penyedia layanan kepada pelanggan juga harus dimaksimalkan.
Artikel Terkait
Huawei dan UGM Perkuat Kolaborasi Kembangkan Talenta Digital Indonesia
Indosat Ooredoo Hutchison Gandeng Huawei Pacu Integrasi RAN
Huawei CSR Ramadan 2022, Tingkatkan Konektivitas dan Inklusi Digital ke Sekolah di Sorong dan Biak
Dukung Percepatan Transformasi Digital, Huawei dan GTech Bangun Kemitraan Strategis
Huawei Indonesia Donasikan Gawai bagi Siswa Program Young Genius