Keren! Empat Perempuan Peneliti BRIN Dikukuhkan Sebagai Profesor Riset

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Jumat, 11 Maret 2022 | 08:31 WIB
Majelis Profesor Riset mengukuhkan empat orang perempuan peneliti di lingkungan BRIN menjadi profesor riset. (Youtube.com/BRIN Indonesia)
Majelis Profesor Riset mengukuhkan empat orang perempuan peneliti di lingkungan BRIN menjadi profesor riset. (Youtube.com/BRIN Indonesia)

TINEMU.COM - Majelis Profesor Riset mengukuhkan empat orang perempuan peneliti di lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi profesor riset di Jakarta pada Kamis, 10 Maret 2022. Bertambahnya Profesor Riset akan memperkuat sumber daya manusia (SDM) riset BRIN.

Keempat perempuan peneliti BRIN yang dikukuhkan menjadi profesor riset yaitu Dr. Ratih Dewanti, M.Si. sebagai profesor riset bidang teknologi penginderaan jauh; Dr. Ganewati Wuryandari, M.A. sebagai profesor riset bidang hubungan internasional; Dr. Widjajanti, M.Litt. sebagai profesor riset bidang sosiologi gender; dan Dr. Rike Yudianti sebagai profesor riset bidang teknik material.

Secara nasional, keempat perempuan peneliti tersebut secara berurutan merupakan profesor riset ke 634, 635, 636, dan 637, serta merupakan profesor riset ke 11, 12, 13, dan 14 di lingkungan BRIN.

Baca Juga: Bagaimana Memahami Perbedaan Pendapat?

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko mengatakan, gelar profesor riset adalah gelar tertinggi yang dicapai oleh seseorang dalam karirnya sebagai periset.

“Gelar profesor riset tidak hanya merupakan gelar yang diberikan secara melekat, namun yang lebih daripada itu, gelar ini memberikan beban tambahan yang tidak ringan kepada yang telah dikukuhkan,” kata Handoko.

Handoko menegaskan, profesor riset juga memiliki tanggungjawab yang sangat besar, tidak hanya untuk dirinya sendiri namun diharapkan menjadi penghela terdepan untuk kelompok-kelompok risetnya, karena itulah tanggung jawab menjadi Profesor Riset.

Baca Juga: Rais Aam PBNU Mundur dari Ketua Umum MUI

Berdirinya BRIN sebagai lembaga riset merupakan bagian dari milestone perubahan besar dalam kelembagaan riset di Indonesia. Untuk mewujudkan milestone ini tentunya tidak mudah, mengingat SDM BRIN berasal dari berbagai macam entitas yang berbeda yang bergabung menjadi satu.

“Saya yakin dengan adanya SDM dan talenta yang kita miliki, termasuk empat profesor riset yang baru dikukuhkan, kita dapat melakukan percepatan untuk mewujudkannya dalam waktu yang tidak terlalu lama,” tambah Handoko.

Yang terpenting dari semua itu lanjut Handoko, sesuai dengan tugas fungsi dan tujuan berdirinya, BRIN harus fokus dalam melakukan aktivitas riset, untuk memberikan yang terbaik memajukan riset dan inovasi di Indonesia.

Baca Juga: Serba Tujuh! Inilah Tujuh Belas Bahan dalam Tujuh Langkah Membuat Nasi Kebuli Ayam

Ditambah lagi dengan bergabungnya para periset dari Kementerian/Lembaga yang dimulai dari awal tahun, menjadi modal dasar untuk membudayakan ekosistem riset dengan memberdayakan talenta-talenta riset dan inovasi ini.

Pengukuhan empat profesor riset yang baru, membuktikan bahwa BRIN pada khususnya memiliki kesinambungan kaderisasi peneliti untuk menghasilkan karya-karya penelitian berkualitas internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X