TINEMU.COM - Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) dan pengembang gim lokal Anantarupa Studios berkomitmen menyokong pertumbuhan kegiatan Perdagangan 4.0, khususnya di sektor digital dan ekonomi kreatif melalui esports untuk memperkuat perekonomian digital Indonesia.
Penguatan komitmen tersebut disampaikan pada salah sesi diskusi pamungkas di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 yang digelar Kementerian Perdagangan dan berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang pada 23 Oktober 2022.
Mewakili pengembang gim lokal, Ivan Chen, CEO Anantarupa Studios mengatakan bahwa potensi pasar gim di Indonesia sesungguhnya sangat besar. Estimasinya, dengan menggaet sepertiga penduduk Indonesia menjadi pemain, pasar gim nasional mampu meraup US$1,74 miliar – setara Rp27 triliun – pada 2020.
Baca Juga: Kursus Tertulis dan Ijazah
Angka tersebut diproyeksikan akan terus bertambah menjadi Rp 35 triliun pada tahun ini. Sementara, industri esports ditaksir bernilai US$1,1 miliar pada 2020.
“Di sisi lain, 99,6% pemasukan dari industri gim di Indonesia secara keseluruhan masih didominasi oleh produk-produk internasional. Kami melihat ini sebagai sebuah tantangan sekaligus peluang emas bagi pemain lokal,” tutur Ivan.
Sebagai pengembang gim lokal dengan perhatian khusus kepada pertumbuhan esports, Anantarupa Studios mengapresiasi inisiatif dan dukungan konsisten yang ditunjukkan oleh PB ESI.
Baca Juga: Gus Baha: Kenapa Qur’an Disebut Mukjizat Paling Tinggi?
“Kali ini lewat pengenalan gim besutan kami yang berjudul Lokapala kepada audiens nasional maupun mancanegara di Trade Expo Indonesia 2022,” imbuhnya.
Selain membangun sinergi yang lebih erat dengan pemerintah dan seluruh ekosistem esports yang dinaungi oleh PB ESI, pihaknya siap mengembangkan dan mengkolaborasikan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) kami dengan berbagai sektor industri.
“Harapannya, industri gim yang terbukti resilien terhadap krisis ekonomi dapat menjadi salah satu ujung tombak pemulihan dan bahkan pertumbuhan ekonomi yang dahsyat pada masa mendatang, terlebih dalam membangun perekonomian digital nasional yang tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing di kancah global,” sambungnya.
Baca Juga: Menag Minta Aksara Pegon Dibakukan dan Didigitalisasi, Ini Peran Pentingnya
Ricky Setiawan, Ketua Bidang Atlet, Prestasi & IT PB ESI turut menggarisbawahi keseriusan PB ESI untuk mendorong kontribusi pemain lokal terhadap industri esports tanah air.
Diharapkan, munculnya kreator-kreator seperti Anantarupa Studios dan pengembang-pengembang gim lokal lainnya dapat memacu lebih banyak talenta negeri untuk ikut berkarya dan menjadi unggulan baik di kancah nasional maupun internasional.
Artikel Terkait
Wordle, Katla, Kotla, dan Nerdle Game Vercell App yang Sedang Trending
Baru! Framed, Game Bagi Teman Tinemu yang Gemar Nonton Film
IGDX 2022, Ajang Tingkatkan Kualitas Game Developer Indonesia
Karya Unik Sri Hardana Pada Pameran Kalatanda ”Game For You"
RUN & CHANGE, Game Interaktif Besutan AR&Co Hadir di Allianz Asia Summit 2022