Kursus Tertulis dan Ijazah

photo author
Bandung Mawardi, Tinemu
- Senin, 24 Oktober 2022 | 08:56 WIB
Iklan di Majalah Minggu Pagi dan Buku Prospectus 1969 (Koleksi Pribadi Bandung Mawardi)
Iklan di Majalah Minggu Pagi dan Buku Prospectus 1969 (Koleksi Pribadi Bandung Mawardi)

TINEMU.COM - Dua tahun terakhir, kebiasaan membaca koran cetak mulai mendapat keterangan baru. Di halaman-halaman Kompas dan Media Indonesia, kita terbiasa membaca pengumuman tentang pelatihan menulis opini.

Ajakan agar orang-orang mau belajar bersama. Para pengajar di kelas menulis opini itu para redaktur kondang dan kolumnis kondang. Kita menduga ada ratusan orang mengikuti kelas menulis opini.

Undangan itu sering muncul di halaman koran, mengartikan seri belajar mendapatkan peserta. Belajar tak gratis. Orang harus setor duit ratusan ribu atau jutaan rupiah untuk mengikuti kelas menulis opini.

Kelas belajar itu sering tanpa pertemuan di satu tempat. Mereka bertemu di gawai-gawai.

Baca Juga: Gus Baha: Kenapa Qur’an Disebut Mukjizat Paling Tinggi?

Penerbit koran dan majalah sedang bersaing dalam mengadakan kelas menulis opini. Ada pula kelas menulis cerita.

Acara-acara itu berbeda dari kebiasaan orang-orang mengikuti kelas menulis atau pelatihan di tempat dan waktu sama. Kita mengira program-program itu memastikan gairah menulis orang-orang makin bertambah.

Penulis-penulis kondang juga mulai rajin mengadakan kelas menulis model daring. Belajar ada ongkos. Para pembuat acara kadang mengumumkan fasilitas dan memberi janji-janji.

Pada saat wabah, acara itu ramai berdalih menanggapi situasi hidup menjemukan dan berharapan bakal mendapat rezeki dari tulisan-tulisan atau menjadi moncer.

Baca Juga: Menag Minta Aksara Pegon Dibakukan dan Didigitalisasi, Ini Peran Pentingnya

Kita membandingkan dengan masa lalu. Di majalah Minggu Pagi, 30 Oktober 1960, dipasang dua pengumuman. Kita membaca pengumuman dari Medan: “Anda punja bakat djadi wartawan? Ambillah kesempatan ini pasti succes! Karena satu-satunja kursus kewartawanan jang didirikan sedjak tahun 1953 di Medan, jang telah banjak menghasilkan ratusan wartawan muda tersebar diseluruh Indonesia dan Malaya.”

Orang-orang belajar secara tertulis berdurasi sekian hari. Pihak pembuat kursus mengirimkan bahan-bahan pelajaran lewat pos.

Para peserta mengikuti pelajaran-pelajaran dipengaruhi kerja kantor pos. Kiriman-kiriman datang ke alamat peserta: dimiliki dan dipelajari. Kursus tentu harus mengeluarkan duit.

Kursus tertulis itu resmi dan diketahui oleh Departemen Penerangan dan Departemen PP dan K. Orang-orang terbujuk untuk ikut setelah ada pengesahan secara resmi dan bukti-bukti dari para peserta terdahulu.

Baca Juga: Varian XBB Terdeteksi di Indonesia, Masyarakat Diminta Waspada

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Malioboro, Tempat Rindu Berjalan Pelan

Senin, 13 April 2026 | 16:22 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Tak Ada Keraguan

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ermy Kullit, All That Jazz!

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:33 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Gudang Garam dan Buku

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:39 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Kota dan Pembaca

Kamis, 26 Maret 2026 | 16:17 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Menjual Lima Buku

Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:10 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Bacaan Bertambah

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:27 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Mewariskan Tulisan

Jumat, 20 Maret 2026 | 12:16 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Jari dan Anak

Jumat, 20 Maret 2026 | 09:51 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Jawa Dibukukan

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:48 WIB

Perang Dagang di Nusantara pada Masa Lalu

Kamis, 12 Maret 2026 | 10:52 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Radikal di Masa Kolonial

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:18 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Lima Halaman

Jumat, 6 Maret 2026 | 13:03 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Tulisan dan Tua

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:07 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Buku Sesuai Kurikulum

Rabu, 25 Februari 2026 | 12:53 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Puisi dan Penerbit

Rabu, 25 Februari 2026 | 11:29 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Pertama dan Lengkap

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:15 WIB
X