Jaga Warisan Geologi, Dekranas Kenalkan Program Goes to Geopark

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Rabu, 7 Desember 2022 | 10:54 WIB
Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggelar Program Goes to Geopark melalui pelatihan kepada UMKM di sekitar pertambangan dan geopark. (esdm.go.id)
Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggelar Program Goes to Geopark melalui pelatihan kepada UMKM di sekitar pertambangan dan geopark. (esdm.go.id)

TINEMU.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggelar Program Goes to Geopark melalui pelatihan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah pertambangan dan geopark.

Pelatihan ke empat kalinya ini ditujukan kepada para pelaku UMKM di kawasan Geopark Maros Pangkep, Sulawesi Selatan, yang masuk dalam bagian UNESCO Global Geopark (UGG). Workshop Pengembangan UMKM di Kawasan Geopark dan wilayah pertambangan mengusung tema "Pengembangan Produk Anyaman Bambu dan Lontar Serta Coiling Bambu."

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian ESDM sekaligus Pengurus Dekranas Bidang Wirausaha Baru, Ratna Arifin Tasrif menyampaikan bahwa program Goes to Geopark bertujuan menjaga kekayaan warisan geologi serta memanfaatkannya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Diduga Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung

"Sesuai dengan imbauan Bapak Presiden, untuk selalu menjaga kekayaan warisan geologi kita yang terdapat di kawasan Geopark, dan warisan geologi tersebut harus dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat," ujar Ratna saat penutupan workshop di Makassar pada 5 Desember 2022.

Kawasan Geopark Maros-Pangkep telah diakui mempunyai kekayaan warisan geologi yang perlu dikelola dengan konsep holistik mencakup perlindungan, edukasi, dan pembangunan berkelanjutan.

"Dengan pengakuan tersebut, kawasan Geopark Maros-Pangkep hendaknya dapat dioptimalkan untuk pengembangan UMKM atau IKM maupun ekonomi masyarakat pada umumnya," imbuh Ratna.

Baca Juga: Hadirkan Ribuan Pemasar, MarkPlus Conference 2023 Akan Kupas Dinamika Pemasaran Menuju 2030

Menurut Ratna, keterampilan dan keuletan para perajin yang berasal dari berbagai latar belakang budaya yang berbeda dan bahan baku yang berlimpah di Indonesia menjadikan keunikan tersendiri bagi produk kerajinan Indonesia.

"Termasuk pelaku UMKM atau IKM di kawasan Geopark Maros-Pangkep yang dapat memanfaatkan bahan baku bambu dan lontar untuk dijadikan berbagai produk kerajinan anyaman maupun home decor", ungkap Ratna.

Di tempat yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi Mineral dan Batubara, Dwi Anggoro Ismukurnianto menjelaskan bahwa tahun ini, program Dekranas Goes to Geopark telah dilaksanakan sebanyak di empat Provinsi yaitu di Sawahlunto-Sumbar, Mataran-Nusa Tenggara Barat, Palembang Sumatera Selatan dan terakhir di Makassar Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Kurang dari 5 Persen Perempuan Terjun ke Industri Esports

"Kali ini dilaksanakan dari tanggal 1 sampai 6 Desember 2022 dan diikuti oleh 60 peserta dari pengrajin UMKM dari seluruh kabupaten Kota di Provinsi Sulawesi Selatan," jelas Dwi.

Dwi melanjutkan, program sinergi Kementerian ESDM dan Dekranas atau Dekranas Goes to Geopark bertujuan untuk membangun komunikasi dan kesepahaman antara Kementerian ESDM dengan para pemangku kepentingan khususnya Pengurus Pusat Dewan Kerajinan Nasional serta masyarakat disekitar geopark dan lokasi pertambangan mineral dan batubara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: esdm.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X