Mereka dan Biola

photo author
Bandung Mawardi, Tinemu
- Selasa, 5 Juli 2022 | 18:02 WIB
Iklan yang memuat tokoh Idris Sardi dan Buku Ismail Marzuki (Koleksi Pribadi Bandung Mawardi)
Iklan yang memuat tokoh Idris Sardi dan Buku Ismail Marzuki (Koleksi Pribadi Bandung Mawardi)

TINEMU.COM - Senin, 4 Juli 2022, telah datang. Lagu-lagu asmara membikin sedih dan muurung terdengar seperti tak ada malu di hadapan matahari. Pagi itu Durjana menanggungkan “kesalahan” telinga dan perasaan.

Pembeda di halaman terakhir Media Indonesia, 4 Juli 2022. Ada foto pemain film bernama Lukman Sardi. Ia sudah menua dengan rambut perlahan memutih. Sosok penting dalam jagat peran di Indonesia.

Pada suatu hari, ia berada di panggung teater. Lukman Sardi dalam pementasan berjudul Ismail Marzuki: Senandung di Ujung Revolusi. Di situ, ia memainkan biola. Lekaslah kita ingat bahwa Lukman Sardi itu anak dari Idris Sardi. Pada masa lalu, orang-orang musik dan film gampang mengenali: ingat Idris Sardi, ingat biola. Adalah suatu kelumrahan jika ia kemudian mengajari si anak bermain biola.

Baca Juga: Lupakan K-Pop, Aktivisme Korea yang Sebenarnya Ada di Bawah Tanah

Di Media Indonesia, Lukman Sardi mengungkapkan: “Mungkin papa di surga bilang. ‘Udah lu main biola lagi.’ Memang biola sudah lama enggak disentuh sih. Tapi bukan berarti enggak sama sekali. Cuma jadi kayak reminder lagi. Untungnya dulu aku lumayan diajarin keras sama papa basic-nya biola. Terutama untuk nada panjang.”

Ia bukan aktor tiba-tiba di panggung pegang biola. Pada masa bocah, ia sudah bergaul dengan biola gara-gara bapak. Di pentas, ia memerangkan Ismail Marzuki. Wajiblah mahir memainkan biola!

Kita diajak mengingat dua sosok masa lalu: Idris Sardi dan Ismail Marzuki.

Di majalah Tempo, 24 November 1984, iklan album Idris Sardi produksi Pertiwi. Tampaklah wajah Idris Sardi dan biola! Ia mencipta sejarah dalam perkembangan musik dan film di Indonesia.

Baca Juga: Menparekraf: Wacana Tiket Terusan di Taman Nasional Komodo Masih Akan Dibahas

Dua kaset ditawarkan kepada penikmat musik: Album Solo Biola dan Album Cinta Pertama Marini. Iklan mungkin masih dikoleksi Lukman Sardi. Iklan mungkin saja tak teringat oleh anak-cucu Idris Sardi.

“Bertutut lewat biola ihwal cinta anak manusia dan beringasnya Jakarta,” tulis di Tempo. Kalimat terlalu menggoda bagi kaum penikmat musik bermutu.

Pengenalan sosok: “Permainan biolanya yang menggayut hati, lebih bisa bercerita ketimbang seribu kata. Prestasinya meraih 5 piala Citra dan 7 kali predikat the best…” Ia memang wajib dikenang dan dihormati. Pada suatu hari, ia mungkin digunakan untuk nama ruang konser, jalan, atau institusi pendidikan.

Pada masa berbeda, orang-orang bisa mengingat Idris Sardi melalui Lukman Sardi.

Baca Juga: Luar Kotak Production Juara Karya Musik Anak Komunitas (KAMU AKU) 2022

Kita pun mengingat sosok Ismail Marzuki. Ia mewariskan lagu-lagu terus terdengar di telinga kita. Ia telah digunakan untuk penamaan pusat seni di Jakarta. Kita mudah mencari dan menikmati gubahan-gubahan Ismail Marzuki di hari-hari bergawai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Aldi Taher dan Konser Dadakan Kembang Tahu

Selasa, 7 April 2026 | 00:02 WIB

Air Keras atau Asam Sulfat

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:30 WIB

Berpuasa Ramadan Tanpa Buka Puasa Bersama

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:00 WIB

Tanda Bahaya Itu Sudah Sejak Lama Berdentang...

Senin, 9 Februari 2026 | 05:45 WIB

Mengapa Kita Tidak Pernah Berinvestasi di Bidang Seni?

Selasa, 27 Januari 2026 | 06:40 WIB

Kisah Pramugari Gadungan

Minggu, 11 Januari 2026 | 20:43 WIB
X