Tak hanya itu, persoalan lain adalah pasien anak sering mengalami ketidakberlanjutan perawatan. Tidak sedikit pasien yang perawatan giginya putus di tengah jalan. Sementara kesehatan gigi dan mulut anak perlu diperhatikan sebab gigi susu memengaruhi gigi permanen yang tumbuh nantinya.
Baca Juga: M Bloc Fest 2023 Hari Ini Resmi Digelar Tiga Pekan!
Dengan adanya aplikasi Gigi Kecil, Dwina berharap mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi anak.
Selain itu juga mengurangi kasus terputusnya perawatan kesehatan di RSGM Prof. Soedomo dan mendukung pelayanan kesehatan gigi dan mulut berjalan lebih optimal.
Ribka menyebutkan dengan aplikasi Gigi Kecil ini menjadikan RSGM. Prof. Soedomo sebagai satu-satunya Rumah Sakit Gigi dan Mulut yang memiliki aplikasi digital. Ditambah lagi, aplikasi ini tidak hanya untuk pendaftaran online, tetapi mampu mengedukasi serta memantau selama periode perawatan gigi dan mulut anak.
Baca Juga: Seleksi Anggota Badan Wakaf Indonesia Dibuka, Simak Cara Pendaftarannya
“Harapannya melalui aplikasi ini kualitas kesehatan gigi dan mulut anak Indonesia akan meningkat,” terangnya.
Aplikasi Gigi Kecil saat ini masih dalam proses unggah ke Google PlayStore. Namun begitu, masyarakat dapat mencoba menggunakan aplikasi ini melalui laman alternatif yang disediakan yaitu https://linktr.ee/gigikecil.***
Artikel Terkait
Igun Gandeng Desainer Lokal Unjuk Gigi di “Garis Poetih”
Berbasis AI, Aplikasi KLINIKOO Deteksi Kesehatan Gigi dengan Foto
Tujuh Karya Sinema Pendek Indonesia Unjuk Gigi di Pentas Internasional
11 Perusahaan Game Lokal Bakal Unjuk Gigi di Ajang Gamescom di Jerman
Ternyata Baru 2,8 Persen Masyarakat Indonesia Menggosok Gigi Secara Benar