Yuk Kenali Tanda Shockbreaker Sepeda Motor Sudah Rusak

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Kamis, 21 Desember 2023 | 14:55 WIB
Shockbreaker berfungsi meredam kejut atau guncangan saat sepeda motor melintasi jalan tidak rata atau berlubang. (astra-honda.com)
Shockbreaker berfungsi meredam kejut atau guncangan saat sepeda motor melintasi jalan tidak rata atau berlubang. (astra-honda.com)

TINEMU.COM - Shockbreaker atau suspensi berfungsi untuk meredam kejut atau guncangan saat sepeda motor melintasi jalan tidak rata atau berlubang.

Selain itu, shockbreaker yang baik juga akan memberikan kestabilan dan kenyamanan saat sepeda motor dikendarai baik dalam kecepatan rendah, tinggi atau saat melewati tikungan.

Seiring usia pakai, kinerja shockbreaker akan menurun atau rusak sehingga kenyamanan berkendara jadi berkurang, terutama saat melintasi jalan yang tidak mulus atau bergelombang.

Baca Juga: Bisa Dicicil, Pelunasan Biaya Haji Dibuka Mulai 9 Januari 2024

Sayangnya, gejala kerusakan shockbreaker sering diabaikan sehingga kondisinya akan semakin buruk.

Berikut beberapa tanda yang mungkin menunjukkan bahwa shockbreaker sudah rusak:

Guncangan Berlebih

Saat sepeda motor melintasi jalan tidak rata atau berlubang, guncangan yang tidak wajar akan sangat terasa, itu mungkin tanda bahwa kinerja suspensi sudah menurun.

Baca Juga: Lima Desa Terima Apresiasi Desa Budaya Tahun 2023

Ban Terasa Oleng

Ketika sepeda motor dikendarai dan ban terasa oleng bahkan saat melintasi permukaan jalan yang rata, itu juga tanda shockbreaker harus diganti. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membahayakan pengendara terlebih saat melewati tikungan.

Muncul Suara Aneh

Jika terdengar suara aneh seperti decit atau bletak yang mengganggu, bisa jadi kondisi suspensi sudah rusak. Suara decit biasanya muncul dari gesekan bushing atau bosh shockbreaker yang kering atau kotor.

Sedangkan suara bletak bisa jadi karena bottoming akibat volume oli berkurang atau performa pegas menurun sehingga daya redamnya hilang. Hal ini bisa diakibatkan karena sepeda motor sering membawa beban berlebih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: astra-honda.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X