TINEMU.COM - Shockbreaker atau suspensi berfungsi untuk meredam kejut atau guncangan saat sepeda motor melintasi jalan tidak rata atau berlubang.
Selain itu, shockbreaker yang baik juga akan memberikan kestabilan dan kenyamanan saat sepeda motor dikendarai baik dalam kecepatan rendah, tinggi atau saat melewati tikungan.
Seiring usia pakai, kinerja shockbreaker akan menurun atau rusak sehingga kenyamanan berkendara jadi berkurang, terutama saat melintasi jalan yang tidak mulus atau bergelombang.
Baca Juga: Bisa Dicicil, Pelunasan Biaya Haji Dibuka Mulai 9 Januari 2024
Sayangnya, gejala kerusakan shockbreaker sering diabaikan sehingga kondisinya akan semakin buruk.
Berikut beberapa tanda yang mungkin menunjukkan bahwa shockbreaker sudah rusak:
Guncangan Berlebih
Saat sepeda motor melintasi jalan tidak rata atau berlubang, guncangan yang tidak wajar akan sangat terasa, itu mungkin tanda bahwa kinerja suspensi sudah menurun.
Baca Juga: Lima Desa Terima Apresiasi Desa Budaya Tahun 2023
Ban Terasa Oleng
Ketika sepeda motor dikendarai dan ban terasa oleng bahkan saat melintasi permukaan jalan yang rata, itu juga tanda shockbreaker harus diganti. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membahayakan pengendara terlebih saat melewati tikungan.
Muncul Suara Aneh
Jika terdengar suara aneh seperti decit atau bletak yang mengganggu, bisa jadi kondisi suspensi sudah rusak. Suara decit biasanya muncul dari gesekan bushing atau bosh shockbreaker yang kering atau kotor.
Sedangkan suara bletak bisa jadi karena bottoming akibat volume oli berkurang atau performa pegas menurun sehingga daya redamnya hilang. Hal ini bisa diakibatkan karena sepeda motor sering membawa beban berlebih.
Artikel Terkait
Inilah Motor Honda Terlaris di GIIAS 2023
Berkelas Internasional, Final Honda DBL DKI Series Sukses Digelar di Indonesia Arena
Tip & Trik Bepergian dengan Motor Saat Musim Hujan!
Inilah Cara Membaca Informasi di Ban Sepeda Motor
Jadi Masalah Serius, Ini Penyebab Daya Aki Sepeda Motor Drop