Tunisia Tertarik Pelajari Teknologi Modifikasi Cuaca di Indonesia

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Rabu, 22 Mei 2024 | 09:59 WIB
Pertemuan bilateral antara Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dengan Menteri dari Tunisia, Abdelmonaam Belaati di Posko Teknologi Modifikasi Cuaca Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pada Minggu, 19 Mei 2024. (bmkg.go.id)
Pertemuan bilateral antara Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dengan Menteri dari Tunisia, Abdelmonaam Belaati di Posko Teknologi Modifikasi Cuaca Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pada Minggu, 19 Mei 2024. (bmkg.go.id)

TMC dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi intensitas hujan di lereng Gunung Marapi dan memudahkan pencarian korban hilang.

Baca Juga: Sastra Masuk Kurikulum Dorong Peningkatan Minat Baca dan Asah Kreativitas

Seto menegaskan bahwa TMC sangat penting untuk menyelamatkan hidup manusia, menjamin kemakmuran, dan kesejahteraan manusia karena membantu produksi pertanian di daerah kering. Oleh karenanya usaha ini harus terus dilakukan secara kolektif.

Abdelmonaam Belaati pun mengapresiasi kemampuan BMKG dalam melakukan TMC. Menurutnya, TMC merupakan pekerjaan yang sangat baik demi menjaga keberlangsungan hidup manusia.

Abdelmonaam bercerita, Tunisia mencatat kekeringan selama 5-7 tahun yang menyebabkan pasokan air berkurang. Dan oleh karenanya, dengan kunjungan ke Indonesia, Tunisia ingin mencari solusi bagaimana TMC bisa dilakukan dengan efektif.

Baca Juga: Presiden Jokowi Ajak Sejumlah Pemimpin Delegasi World Water Forum Kunjungi Tahura Ngurah Rai

Saat ini untuk menanggulangi persoalan tersebut Tunisia sedang melakukan desalinasi air laut atau proses menghilangkan kadar garam dari air sehingga dapat dikonsumsi oleh makhluk hidup. Juga sedang mencoba memikirkan bagaimana bisa menggunakan air bekas dan air olahan.

"Dan solusi lainnya adalah bagaimana bisa melakukan modifikasi cuaca. Bagaimana kita bisa mendatangkan hujan ke suatu negara. Itu sangat penting dan itulah sebabnya kami ada di sini hari ini dan berharap dapat terus bekerja sama," pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: bmkg.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X