Lewat Program MSIB Kampus Merdeka, Arya Yudistira Lolos Magang di 4 Perusahaan Bergengsi

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Kamis, 30 Mei 2024 | 15:59 WIB
Arya Yudistira lolos diterima magang di empat perusahaan bergengsi melalui program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) 2024 Kampus Merdeka. (Humas UGM)
Arya Yudistira lolos diterima magang di empat perusahaan bergengsi melalui program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) 2024 Kampus Merdeka. (Humas UGM)

TINEMU.COM - Diterima magang di perusahan ternama tentunya menjadi impian bagi sebagian besar mahasiswa agar memperoleh pengalaman di dunia kerja.

Salah satunya, Arya Yudistira (21), mahasiswa program studi (prodi) Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM).

Tak tanggung-tanggung, Arya Yudistira lolos diterima magang di empat perusahaan bergengsi melalui program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) 2024 Kampus Merdeka.

Baca Juga: 'Burn After Reading', Kekacauan yang Menggelikan

Mahasiswa angkatan 2021 ini berhasil diterima di PT. Huawei, Detik.com, PT. Astra Internasional, dan XL Axiata. Pencapaian tersebut diperoleh Arya setelah mendaftar MSIB di sejumlah posisi di berbagai perusahaan. Sebelumnya ia pun mengalami penolakan dari perusahaan-perusahaan lain.

“Waktu itu saya mendaftar MSIB di 22 posisi. Sempat merasakan mendapat penolakan juga hingga akhirnya diterima di empat perusahaan,” jelasnya pada Kamis, 30 Mei 2024 saat masih menjalani program magang bersertifikat kampus merdeka. Program MSIB tahun ini berlangsung sejak 24 Februari hingga 30 Juni 2024.

Arya menambahkan, kala itu ia diterima di Detik.com dan PT. Huwaei. Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya ia memutuskan untuk menerima penawaran dari PT. Huawei yang berada di kota Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga: Film 'Suanggi' Angkat Kisah Horor dari Indonesia Timur

Setelahnya, justru ia masih saja mendapatkan tawaran magang dari PT. XL Axiata dan PT. Astra Internasional.

“Tidak lama setelah memutuskan untuk magang di Huawei, saya mendapat tawaran by call dari Xl dan Astra,” kenangnya.

Ia pun mengungkapkan alasan memilih PT. Huawei karena merupakan perusahaan multinasional dan perusahaan global yang bergerak di bidang ICT terbesar di Indonesia.

Baca Juga: The Fall Guy, Gabungan Komedi Romantis dan Komedi Aksi dengan Bumbu Aksi Stuntman

“Rasanya tidak percaya, campur aduk rasanya karena saat awal mendaftar tidak yakin lolos di perusahaan sebesar ini. Selain itu ditempatkan di wilayah Sumatera, ini sempat membuat saya bimbang menerima atau menolak tawaran saat itu,” urainya.

Di PT. Huawei Arya berkesempatan menempati posisi sebagai Assistant Project Controller. Ia ditempatkan di Indosat Ooredoo Hutchison Wireless Project yang setiap harinya bertanggung jawab mengontrol proyek implementasi pencopotan antena dan inbound pengembalian material ke warehouse Indosat untuk area seluruh Sumatera.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Humas UGM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X