Aksi Membaca Bersama di Ruang Publik Tingkatkan Budaya Baca

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Sabtu, 1 Juni 2024 | 15:23 WIB
Aksi Bulan Buku Nasional 2024 di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. (kemdikbud.go.id)
Aksi Bulan Buku Nasional 2024 di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. (kemdikbud.go.id)

TINEMU.COM - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar Aksi Bulan Buku Nasional 2024 pada Kamis, 30 Mei 2024 di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Aksi Bulan Buku Nasional 2024 digelar Badan Bahasa bekerja sama dengan PT Macanan Jaya, PT Kompas Gramedia, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Perpustakaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Balai Bahasa Provinsi DIY.

Kegiatan Aksi Bulan Buku Nasional 2024 dilakukan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Buku Nasional tahun 2024.

Baca Juga: KAI Kecam Aksi Pelemparan Batu terhadap KA Pasundan

Sekretaris Badan Bahasa, Hafidz Muksin menyampaikan bahwa Aksi Bulan Buku Nasional 2024 yang mengusung tema “Baca Buku, Temukan Duniamu!” ini dilandasi dengan latar belakang pendidikan di Indonesia yang saat ini sedang menghadapi tantangan serius.

Dalam bidang literasi dan numerasi, hasil Asesmen Nasional tahun 2022 dan data PISA selama 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa peserta didik di Indonesia memiliki kemampuan di bawah kompetensi minimal.

Sehingga, Badan Bahasa sebagai unit kerja di Kemendikbudristek yang memiliki tugas dan fungsi dalam pengembangan, pembinaan dan perlindungan di bidang bahasa dan sastra mengajak, menginisiasi dan memotivasi masyarakat untuk gemar membaca.

Baca Juga: Denny Frust Rilis Album dan Siapkan Tur Keliling Asia

“Akan ada 2.460 eksempar yang akan kita bagikan dari mulai titik nol sampai dengan sepanjang jalan Malioboro. Kami akan memberikan buku bacaan bermutu khususnya kepada anak-anak usia sekolah agar menjadi buku yang bermanfaat buat mereka,” tutur Hafidz.

Rangkaian kegiatan ini dilakukan dalam 3 jenis aksi. Pertama, kampanye membaca buku di ruang publik. Dalam aksi ini peserta akan turut mengajak masyarakat untuk ikut membaca dan menceritakan kembali isi buku yang telah dibacanya kepada orang lain.

Kedua, aksi hibah buku. Buku-buku yang dihibahkan merupakan terbitan internal Kemendikbudristek dan penerbit umum.

Baca Juga: Pada Suatu Rebo(an), Kritik Ananda Sukarlan Tentang Sastra Reboan

Ketiga, aksi membagikan buku. Dalam kegiatan ini peserta akan membagikan sejumlah buku bacaan bermutu kepada anak-anak atau masyarakat yang berada di sekitar lokasi Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Hafidz menambahkan bahwa aksi ini bertujuan untuk memantik kesadaran publik tentang pentingnya membaca buku sebagai pembuka cakrawala pengetahuan, serta mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam penyediaan buku bermutu melalui hibah buku dan berbagi buku bacaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X