Perjuangan Awane Theovilla Yogi Membawa Misi Besar untuk Papua

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Sabtu, 23 November 2024 | 10:17 WIB
Awane Theovilla Yogi, wisudawan Ilmu Ekonomi FEB Universitas Gadjah Mada (UGM) 2024 yang membawa mimpi besar untuk Papua. (Dok. Humas FEB UGM)
Awane Theovilla Yogi, wisudawan Ilmu Ekonomi FEB Universitas Gadjah Mada (UGM) 2024 yang membawa mimpi besar untuk Papua. (Dok. Humas FEB UGM)

TINEMU.COMAwane Theovilla Yogi, wisudawan Ilmu Ekonomi FEB Universitas Gadjah Mada (UGM) 2024, bukan hanya sekadar mahasiswa biasa. Gadis asal Papua ini telah menempuh perjalanan panjang yang penuh tantangan untuk mencapai mimpi besarnya.

Kini, Awane siap kembali ke kampung halamannya dengan satu misi membawa perubahan bagi tanah Papua.

Gadis awal Awabutu, Kecamatan Paniai, Provinsi Papua Tengah ini merupakan salah satu mahasiswa FEB yang berhasil lulus dalam wisuda UGM yang berlangsung Kamis, 21 November 2024.

Baca Juga: Tambah 10 Perjalanan, Waktu Operasi LRT Jabodebek Lebih Panjang di Akhir Pekan

Awane telah membuktikan bahwa dengan tekad kuat, ia berhasil meraih pendidikan hingga bangku perguruan tinggi. Keinginan meraih pendidikan terbaik sudah ada sejak ia masih kecil. Impian itu diwujudkan dengan memilih sekolah jenjang pendidikan dasar dan menengah di Bandung, Jawa Barat.

Selepas lulus SMP, ia menerima beasiswa ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah) yang membawanya dari Jayapura ke SMA Negeri 1 Bojong, Pekalongan.

Ketika lulus SMA, ia juga menerima beasiswa ADiK (Afirmasi Pendidikan Tinggi). Perjalanan ini tidak hanya membuka akses pendidikan berkualitas, tetapi juga membentuk mentalitasnya untuk siap merantau dan menghadapi dunia yang lebih luas.

Baca Juga: Merawat Kecantikan Penuh Rasa Aman? Kini InstaBeauty dilengkapi Asuransi MNC Life

Kesempatan tersebut memberikannya pengalaman berharga dalam mengakses pendidikan berkualitas dan menciptakan masa depan lebih baik. Sebagai penerima beasiswa ADEM dan ADiK, Awane tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diperoleh.

Ia pun memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya dan berharap dengan ilmu yang didapat bisa digunakan untuk membangun kampung halamannya.

Perjuangan di Bangku Kuliah

Putri dari Jonas Yogi dan Theresia Gobai ini mengungkapkan awal menjalani masa perkuliahan bukanlah menjadi hal mudah. Ia bahkan sempat merasa stres.

Baca Juga: Indonesia Juara Umum Kejuaraan Dunia Esports di Riyadh

Sebab, sistem pendidikan di perguruan tinggi sangat berbeda dengan jenjang pendidikan menengah. Perasaan kian tidak karuan saat mengetahui teman-teman sekelasnya mayoritas merupakan anak-anak berprestasi seperti juara olimpiade.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Humas FEB UGM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X