TINEMU.COM - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Balai Bahasa Provinsi Riau menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2024 di Pekanbaru pada 28-30 November 2024.
Kegiatan FTBI yang dikemas dalam bentuk festival dan lomba kekinian yang variatif bertujuan menggugah minat positif generasi muda terhadap bahasa daerah, khususnya bahasa Melayu Riau.
Kegiatan ini diikuti oleh 246 peserta yang merupakan siswa SD dan SMP dari Kota Dumai, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Kepulauan Meranti.
Baca Juga: LRT Jabodebek Bakal Uji Coba Aturan Bawa Sepeda Standar di Akhir Pekan
Dalam kegiatan ini, terdapat tujuh kategori lomba yaitu berpidato, berkomedi tunggal, mendongeng, mendendangkan syair, membaca puisi, menulis aksara Arab Melayu, dan menulis cerita pendek.
Kepala Balai Bahasa Provnsi Riau, Toha Machsum, menyebut kegiatan FTBI 2024 bertujuan untuk melindungi bahasa daerah, yaitu bahasa Melayu Riau. FTBI juga sebagai wadah apresiasi siswa setelah melaksanakan pembelajaran dalam rangka revitalisasi bahasa daerah.
Salah satu dewan juri yang juga seorang sastrawan asli Riau, Marhalim Zaini menyampaikan kegiatan FTBI di Provinsi Riau baru kali ini diadakan dan terlihat sekali antusias peserta dalam mengikuti perlombaan berbahasa daerah.
Baca Juga: Sambut AMI Awards ke-27 Menteri Kebudayaan Ingin Musik Indonesia Jadi Penggerak Persatuan
Menurutnya, program ini setidaknya membangkitkan kesadaran tentang pentingnya bahasa daerah dalam konteks kreativitas seni budaya karena itu adalah cara yang paling efektif dalam mengeksplorasi bahasa ibu.
Salah satu peserta lomba mendongeng, Asila Putri Gustiara, siswa SD dari Kabupaten Indragiri Hulu, menyatakan sangat senang mengikuti FTBI Tahun 2024 dan berharap dapat melaju lebih lanjut ke tingkat nasional mewakili Provinsi Riau.
Rifky Abdi Ansyah Manurung, peserta lomba puisi, siswa SMP dari Kabupaten Dumai, menyatakan kesulitan dalam melafalkan puisi dalam bahasa Melayu ketika pertama kali mempersiapkan untuk mengikuti ini.
Baca Juga: Denny Sumargo, Maarten Paes sampai Bilal Indrajaya Jadi Highlights Penutup IHHD 2024
Setelah cukup lama belajar, Rifqi akhirnya merasa senang karena dapat mengekspresikan diri dengan baik melalui puisi berbahasa Melayu yang dia bawakan. Rifqi mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bagus agar para generasi muda di Provinsi Riau dapat melestarikan bahasa Melayu Riau.
“Saatnya generasi muda melestarikan bahasa daerah masing-masing karena bahasa daerah merupakan jati diri kita,” ungkap Rifky.
Artikel Terkait
Badan Bahasa Dukung Revalidasi Global Geopark Batur UNESCO
62 Perwakilan dari 31 Provinsi Ikuti Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2024
Jawa Tengah Terbaik I pada Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional Tahun 2024
Berkat Revitalisasi Bahasa Daerah, E. Aminudin Aziz Masuk 100 Tokoh Berpengaruh AI Versi Majalah TIME
Kemeriahan Puncak Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2024