Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis senior dan praktik yang dijalankan generasi sekarang.
“Kalau tidak ditularkan, akan ada jarak yang jauh antara pengalaman senior dan praktik jurnalisme generasi sekarang,” katanya.
Baca Juga: Indonesia Perjuangkan Instrumen Global Tata Kelola Royalti Digital yang Inklusif Lintas Negara
Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak boleh menggeser prinsip utama dalam profesi jurnalis.
“Integritas, proses verifikasi, dan keberanian berdiri di sisi kebenaran adalah fondasi yang tidak boleh bergeser,” ungkap Meutya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa di tengah perubahan ekosistem media, kesinambungan antar generasi menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas informasi publik.***
Artikel Terkait
INDOHITS GIGS #1 Sikat Sekat Antara Jurnalis, Musisi, dan Fans
Arzeti Bilbina dan YPJI Ajak Jurnalis Ikut BPJS Ketenagakerjaan
YPJI: Pemukulan Jurnalis Antara Bukti Rapuhnya Perlindungan Pers
Promedia Group dan Alduro Ganti Atap Rumah Wartawan Gratis, Perangi Sampah Sambil Tingkatan Kenyamanan Hunian Jurnalis
Peran Jurnalis Penting dalam Kontrol Sosial dan Penyebaran Informasi Berbasis AI