temu-pande

BNPB Gelar Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Bencana Hidrometeorologi di Awal 2024

Minggu, 7 Januari 2024 | 17:17 WIB
BNPB menggelar operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk antisipasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. (Humas BNPB)

TINEMU.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) sebagai upaya mitigasi dan antisipasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah di awal tahun 2024.

Operasi teknologi modifikasi cuaca dilakukan oleh BNPB bersama lintas kementerian/lembaga (k/l) mulai BMKG, BRIN, Kementerian Perhubungan, TNI, Polri dan sektor lainnya, berdasarkan hasil keputusan rapat koordinasi pada 21 Desember 2023.

Untuk pelaksanaan operasi teknologi modifikasi cuaca, tim BNPB, BMKG, BRIN, Kemenhub dan TNI AU kemudian membentuk posko utama di Base Ops Pangkalan Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten.

Baca Juga: SUM 41 Gelar Tur Perpisahan di Indonesia!

Bandara seluas 170 hektare itu dipilih mengingat lokasinya sangat strategis untuk mencakup wilayah Banten, DKI Jakarta hingga Jawa Barat. Selain itu, frekuensi penerbangan di bandara Pondok Cabe juga tidak terlalu padat.

Pelaksanaan TMC

Pada hari Rabu, 3 Januari 2024, operasi TMC dilakukan dengan dukungan pesawat Cessna 208 Caravan BNPB bernomor lambung PK-SNS yang dioperasikan PT. Smart Cakrawala Aviation.

Operasi TMC di hari pertama itu dilakukan sebanyak satu kali sorti selama 2 jam 18 menit dengan menaburkan Natrium Clorida (NaCl) atau garam dapur di atas langit wilayah Kabupaten Bandung bagian barat dan Kabupaten Sukabumi bagian utara.

Baca Juga: 7 Januari 1989: Tertawa dan Kekuasaan

Penyemaian ini dilakukan di atas ketinggian 11.000 kaki dengan menghabiskan bahan semai NaCl sebanyak 1 ton.

Pada Kamis, 4 Januari 2024, operasi TMC dilakukan sebanyak dua kali sorti. Sorti yang pertama menyisir wilayah Selat Sunda, Laut Jawa hingga di atas langit Kepulauan Seribu.

Sorti kedua menyasar wilayah Selat Sunda, Banten bagian barat daya hingga utara dan wilayah selatan Kabupaten Pandeglang. Kedua sorti ini dilakukan di atas ketinggian 11.000 kaki dengan menaburkan bahan semai NaCl masing-masing sebanyak 1 ton.

Baca Juga: Sejarah Rap, Genre Musik Revolusioner

Pantauan satelit GSMaP pada 4 Januari 2024 menunjukkan terjadi hujan hujan ringan hingga sangat lebat di wilayah Jawa bagian barat, dengan curah hujan tertinggi mencapai 150 milimeter sebelum masuk Kabupaten Serang bagian utara.

Halaman:

Tags

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB