TINEMU.COM- Salah satu program kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yakni Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan 4 resmi ditutup pada Rabu, 10 Juli 2024.
Tercatat sebanyak 16.250 mahasiswa yang lolos menjadi peserta terpilih Program PMM Angkatan 4 dari 57.822 mahasiswa pendaftar.
Angka ini menjadi rekor terbanyak peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) sejak resmi diluncurkan pertama kalinya pada tahun 2021.
Baca Juga: Denny Frust Menggoyang China Saat Tur Albumnya 'It's Alright'
Angkatan keempat program ini menjadi istimewa karena kini mahasiswa vokasi kembali terlibat di Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM).
Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Beny Bandanadjaja, mewakili Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, mengatakan bahwa PMM membuat mahasiswa menjunjung tinggi nilai kebinekaan serta bekal untuk mahasiswa vokasi dapat terjun langsung ke dunia kerja.
“Tidak hanya itu, pertukaran juga memberi kesempatan kepada adik-adik mahasiswa untuk dapat lebih memperluas jaringan yang dapat bermanfaat saat nanti terjun ke dunia kerja,” tutur Beny.
Baca Juga: Kunjungi Desa Wisata Wanurejo, Sandiaga Uno Jajal Atraksi dan Bikin Rengginang
Dari manfaat tersebut Beny berharap mahasiswa vokasi dapat berkembang menjadi generasi pemuda penerus bangsa yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan dunia nyata.
Selain itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Abdul Haris, memberikan pesan kepada mahasiswa Program PMM Angkatan 4, bahwa keberhasilan program PMM Angkatan 4 merupakan hasil kolaborasi yang baik dari semua pihak yang terlibat.
“Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 4 tahun 2024 ini tidak akan berjalan dengan sukses tanpa kolaborasi, partisipasi, dan komitmen dari berbagai pihak,” tutur Haris.
Baca Juga: Muhibah Budaya Jalur Rempah Singgah di Lampung
Sebanyak 96.298 mahasiswa telah mendaftarkan mengikuti program PMM sejak angkatan pertama hingga ke empat. Di saat yang sama, lebih dari 1.200 perguruan tinggi pun terlibat di berbagai program yang mendorong mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama satu semester.
Program PMM merupakan program pertukaran mahasiswa dari Sabang sampai Merauke yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk terjun dan belajar makna toleransi secara langsung.