Hadapi Krisis Air Bersih, SNI Keran Air Dukung Efisiensi Penggunaan Air

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Sabtu, 27 Agustus 2022 | 13:12 WIB
SNI Keran Air mendukung efisiensi penggunaan air untuk menghadapi krisis air bersih sebagai dampak perubahan iklim.  (pixabay.com/JonasKIM)
SNI Keran Air mendukung efisiensi penggunaan air untuk menghadapi krisis air bersih sebagai dampak perubahan iklim. (pixabay.com/JonasKIM)

TINEMU.COM - Perubahan iklim berdampak terhadap masalah ketersediaan air bersih. Pemerintah pun mulai mendorong penggunaan air bersih yang efisien. Salah satunya melalui penetapan SNI keran air suplai untuk keperluan domestik

Produk plumbing seperti keran air yang berkualitas memberikan peran penting dalam upaya efisiensi penggunaan air bersih.

Penerapan SNI keran air dapat mendukung efisiensi penggunaan air pada bangunan hijau yang diharapkan turut berkontribusi dalam mengantisipasi krisis air bersih.

Baca Juga: Dorong Masyarakat Pedesaan Jajal Belanja Online, WIR Group Tempatkan Ribuan Mesin IoT DAV 2.0

Pengembangan Standar Mekanika, Energi, Elektroteknika, Transportasi, dan Teknologi Informasi BSN, Y. Kristianto Widiwardono mengatakan, akibat perubahan iklim mulai dirasakan di beberapa wilayah di Indonesia yang saat ini sedang mengalami krisis air bersih.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, pada 25 Agustus 2022, tercatat ada 38 desa yang mengalami krisis air bersih.

Demikian pula BPBD Gunungkidul, Yogyakarta, melaporkan bahwa lebih dari 120.000 warga mulai kekurangan air bersih.

Baca Juga: Rumi Juga Seorang Komposer Musik, Lagu dan Koreografer Ulung

Untuk mengantisipasi krisis air bersih, maka mau tidak mau, efisiensi penggunaan air perlu untuk digalakkan. Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau yang juga mengatur tentang efisiensi penggunaan air untuk bangunan hijau.

Merujuk pada Permen tersebut, salah satu yang menjadi parameter efisiensi penggunaan air adalah penggunaan keran yang mengatur laju aliran air yang memiliki efisiensi tinggi.

Menurut Kris, Permen PUPR tersebut sejalan dengan pengembangan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang dilakukan BSN.

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan, KAI Akan Remajakan Kereta Ekonomi

“BSN menetapkan SNI keran air suplai untuk keperluan domestik,” jelas Kris di Jakarta pada Sabtu (27/8/2022).

SNI 122:2022 tersebut, telah ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) berdasarkan Surat Keputusan Kepala BSN Nomor 213/KEP/BSN/7/2022 tentang Penetapan SNI 122:2022 Keran Air Suplai Untuk Keperluan Domestik sebagai Revisi dari SNI 03-0122-1998 Keran Air Rumah Tangga Jenis Katup Pintu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X