Resensi Film: Hired Gun, Sisik Melik Kehidupan Para Musisi Additional Player

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Sabtu, 2 April 2022 | 11:41 WIB
Poster Film Hired Gun (Donny Anggoro)
Poster Film Hired Gun (Donny Anggoro)

Baca Juga: Opini: Antara Juliette, Lagu Baru Dewa 19 feat. Ello dan 25 or 6 to 4 Milik Chicago

“Tapi misalkan sekarang ini Joel tiba-tiba menelepon saya atau mau ketemu, saya tetap akan datang sebagai sahabat lama…” kata Devitto yang hingga kini masih aktif mengiringi Rick Wakeman, Stevie Nicks, Meat Loaf, sampai Elton John. Devitto memang paling dikenal sebagai dramer Billy Joel, namun sebagai “Hired Gun” ia dikenal  mampu mengiringi berbagai jenis musik.

Tak hanya rock, Jay Graydon sosok di balik suksesnya George Benson dan David Foster juga ada. David Foster malah buka-bukaan kenapa ia akhirnya memilih jadi produser, bukan jadi “musisi cabutan” melulu. Ada Ray Parker Jr. gitaris Aretha Franklin, Stevie Wonder dan Bozscaggs yang selalu kalau pulang ke rumah, ibunya tak pernah percaya bahwa dirinya sudah berhasil jadi musisi.

“Orang di rumah baru percaya kalau ada wajah saya muncul di televisi dan juga sampul depan album,” kenang Ray Parker Jr yang akhirnya mampu menjadi penyanyi solo, salah satunya lagu “Ghostbusters” yang dijadikan soundtrack film.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1443 H Jatuh Pada 3 April 2022

Mungkin karena ada 55 nama yang dijadikan narasumber, film ini masih menyimpan kekurangan, yaitu ada satu nama yang hingga usia senja tetap menjadi “Hired Gun” yaitu pemain bas  Leland Sklar yang selalu tampil seperti Santa Claus berjenggot putih lebat. Sklar sukses sebagai pengiring di Phil Collins, Jackson Browne, Toto,  dan James Taylor.

Joe Satriani, gitaris handal yang pernah bergabung dalam Mick Jagger dan pernah menjadi “Hired Gun” penyelamat tur panjang Deep Purple ketika baru ditinggalkan Ritchie Blackmore juga tidak ada. Greg Phillinganes, Daryl Stuermer, Simon Phillips dan Chester Thompson juga belum sempat disinggung di sini kendati sangat kondang sebagai “Hired Gun”, meski  di sini ada juga kisah pemain musik dengan latar pendidikan formal bergengsi seperti Berklee atau institut musik lainnya.

Berbekal etika prinsip jurnalistik yang baik juga modal keintiman tertentu, wawancara dengan sekian musisi dengan cerita kelam seperti Jason Newsted, Steve Lukather, atau Liberty Devitto tak mungkin terjadi.

Baca Juga: Yuk, Nikmati Sensasi Berbuka Puasa Ala Timur Tengah di Sentral Al Jazeerah

Film ini tak hanya menarik sebagai napak tilas cerita di balik cerita para musisi bayaran yang sempat merajai bursa musik dunia di masa lalu saja. Melainkan penting pula disimak para pelaku industri musik sekarang, terutama yang lebih banyak pada penampilan panggung ketika penjualan rilisan fisik tak lagi menjadi tolok ukur kesuksesan penyanyi/band.**

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Usmar, Sekali Lagi...

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X