temu-serasi

ARCH:ID 2024, Pameran Arsitektur Bergengsi di Tanah Air

Jumat, 23 Februari 2024 | 07:29 WIB
ARCH:ID 2024 merupakan pameran dan konferensi arsitektur terbesar dan paling bergengsi di Indonesia. (kemenparekraf.go.id)

TINEMU.COM - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo berkesempatan membuka "ARCH:ID 2024" yang merupakan pameran dan konferensi arsitektur terbesar dan paling bergengsi di Indonesia.

Wamenparekraf Angela dalam sambutannya pada acara ARCH:ID 2024 di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis, 22 Februari 2024, mengapresiasi inisiasi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) bekerja sama dengan PT. CIS Exhibition yang telah konsisten menyelenggarakan event tahunan ARCH:ID.

"Kita berharap ini menjadi sebuah wadah yang baik untuk semua pemangku kepentingan. Dan jika kita bisa sama-sama memajukan industri arsitektur, sama halnya dengan kita memajukan ekonomi kreatif," kata Angela.

Baca Juga: Film Horor Pulau Hantu Rasa Baru Segera Diproduksi!

Arsitektur sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif Indonesia memiliki kaitan erat dengan pariwisata. Menurut Angela, apabila sektor pariwisata berkembang, maka ekonomi kreatif juga turut berkembang.

"Kami melihat industri arsitektur ke depan sangat prospektif dan positif. Karena bisa saya katakan di sini, ini didukung investasi pariwisata di Indonesia yang terus meningkat dari tahun ke tahun," ujarnya.

Di tahun 2023, tercatat investasi pariwisata di Indonesia mencapai lebih dari Rp45 triliun.

Baca Juga: Electhree Colors Hadirkan City Pop yang Menyegarkan

"Kami harapkan gambaran ini bisa mendorong industri arsitektur. Karena kita melihat ada tren ke depan bahwa arsitektur sebagai daya tarik pariwisata," kata Angela.

Potensi alam dan budaya lokal yang ditunjang dengan kehadiran arsitektur dan desain interior yang memberikan kenyamanan dan nilai karya seni pada akomodasi pariwisata seperti hotel, villa, hingga restoran, tentu akan menjadi magnet bagi wisatawan.

"Jadi bukan hanya sekadar gedung. Melainkan melalui bangunan-bangunan tersebut muncul suatu esensi budaya yang ditonjolkan, atau bahkan keunikan tiap daerah tergantung dimana bangunan itu didirikan. Tentu ini akan menjadi story telling yang kuat," kata Angela.

Baca Juga: Film Mendung Tanpo Udan, Tawarkan Drama Komedi yang Menggigit

Ketua Umum IAI, Georgius Budi, menjelaskan dalam edisinya yang keempat, ARCH:ID yang digelar pada 22 - 25 Februari 2024 di ICE BSD, mengangkat tema "Placemaking: Tolerance".

Tema tersebut mengangkat peran arsitektur sebagai jembatan untuk membangun harmonisasi hubungan antar-manusia, pengembangan kota, pelestarian alam, yang dintegrasikan dengan teknologi.

Halaman:

Tags

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB